Kuliah Sambil Bekerja di PTN

 
Selama ini banyak timbul pertanyaan apakah bisa kuliah sambil bekerja di perguruan tinggi negeri. Oke itu pertanyaan menarik? Karena saya sendiri merupakan salah satu mahasiswa di PTN tepatnya Universitas Indonesia.  Saya akan menjawab “tentu”,  kita tetap bisa bekerja  walaupun di PTN sekalipun.  Sekarang sebenarnya yang perlu dipertanyakan adalah tujuan kita kuliah sendiri seperti apa?

Jika kalian yang memang mempunyai passion di bidang akademis dan ingin berkarir di dunia akademisi, tentunya akan lebih memfokuskan diri selama kuliah untuk belajar.  Jika Anda mempunyai passion dalam bidang berorganisasi maka cendrung akan mengikuti berbagai macam organisasi yang ada. Atau jika anda memeng lebih memilih uang seperti saya  ini maka cendrung akan memilih bekerja. Ini hanya masalah pilihan saja.  Selama saya berkuliah saya hampir jarang melihat anak bisa menjalani 3 hal diatas sekaligus.  Namun perlu diingat bahwasannya ketika Anda memlih organisasi atau pun bekerja harus memperhatikan kuliah anda juga. Jadi saran saya cukup pilih salah satu saja.

Bicara pekerjaan apa saja  yang bisa dijalani sebagai seorang mahasiswa maka saya hanya berbicara pengalaman saya saja selama ini. Mungkin diluaran sana sebenarnya masih banyak pekerjaan yang bisa dilakukan mahasiswa sambil berkuliah.  Oke berikut adalah pengalaman kerja saya ketika berkuliah dan sampai saat ini ada beberapa yang saya masih jalani. Apakah kuliah terganggu? Sejujurnya tidak. Untuk menjalaninya cukup bisa mengatur waktu dengan baik saja. Sebenarnya masih banyak pekerjaan lain yg bisa dilakukan sambil kuliah, namun saya hanya membagikan pengalaman saya saja selama menjadi mahasiswa.

Pekerjaan atau profesi yang saya jalani pertama adalah sebagai pebisnis, yaah tentu saja berbisnis. Saya berbisnis dengan membuka lembaga bimbingan belajar. Sejak tahun 2016 saya membuka bimbingan belajar.  Bisa dibilang berbisnis menurut saya tantangan tersendiri. Dimana berbisnis mengajarkan saya untuk mengambil keputusan yang tepat. Hasilnya bagaimana? Ternyata bisnis bimbel bukan ide yang bagus ditengah bimbel online yang begitu masif serta murah. Laba pun sulit dicari dari bisnis ini. Akhirnya saya berkesimpulan bahwasannya bisnis bimbel bersifat high cost. Bimbel saya saya buat masih ada, tapi bimbel tersebut dijalankan oleh adik kelas saya. Saya tidak pernah memantaunya lagi.

Kedua menjadi  youtuber. Awalnya saya begitu tergiur dengan penghasilan para youteber yang bisa mencapai double digit. Saya mencoba peruntungan menjadi seorang youtuber. Awalnya saya sempat bingung membuat konten apa? Saya putuskan membuat konten soal dan pembahasan SBMPTN saja. Hasilnya bagaimana? Tentunya menurut saya mengecewakan, konten ini kurang begitu diminati. Selain itu bayaran menjadi seorang youtuber begitu menyedihkan. Bayangkan saya mendapatkan 900 ribu selama satu setengah tahun. Menyedihkan? Tentunya memang menyedihkan, terasa menyedihkan karena membuat konten video itu sulit dan memakan waktu banyak.

Ketiga menjadi blogger,pekerjaan ini masih terhitung baru bagi saya. Saya sebenarnya sudah memulai ngeblog pada tahun 2016. Namun, saya masih angin-anginan. Saya baru memulai ngeblog pada pertengahan tahun 2017. Blog saya sendiri bertemakan pendidikan dan penyediaan soal masuk ptn yang disertai dengan pembahasan. Apakah menghasilkan? Saya jawab tentunya menghasilkan. Saya mendapatkan beberapa puluh dollar dari hasil sekitar 2-3 bulan. Yah memang terhitung kecil karena saya sendiri pun awalnya tidak begitu niat dan mengurus seadanya. Baru para pertengahan 2018 sampai saat ini saya mulai serius mulai menjalani kegiatan blogging. Hasilnya, bisa dikatakan lumayan. Saya mendapatkan total uang kurang lebih 5 jutaan.  Saya pun kini giat berusaha untuk aktif ngeblog. Pada dasarnya prinsip ngeblog adalah kesabaran dan kekonsistenan.

Keempat adalah guru. Saya rasa passion saya tidak jauh dari dunia pendidikan. Inilah pekerjaan utama saya. Saya sekarang ini merupakan seorang guru privat SBMPTN dalam bidang ujian soshum. Dengan kata lain saya mengajar semua pelajaran soshum yang diujikan dalam SBMPTN. Apakah heran? Apalagi saya cuman berkuliah sejarah. Sebenarnya yang paling dibutuhkan adalah kemauan kita belajar serta mendalami soal-soal SBMPTN. Ingat bisa karena terbiasa. Masalah bayaran? Saya dibayar ngajar 150 rb dalam durasi kurang lebih 90 menit.  Bisa dibilang hal ini memang menggiurkan.

Belum ada Komentar untuk "Kuliah Sambil Bekerja di PTN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel