Berkuliah di Jepang

 
 source: needpix.com
Secara umum sistem pendidikan tinggi di Jepang dapat dikategorikan ke dalam 4 bagian,diantaranya universitas (Daigaku), akademi teknologi (Tanki-daigaku), sekolah tinggi teknik (Koto-senmon-gakko) dan sekolah kejuruan (Senmon-gakko).

Hampir sama dengan Indonesia, lama masa studi untuk pendidikan tinggi (sarjana) adalah 4 tahun kecuali bidang pendidikan kedokteran yang relatif menghabiskan 6 tahun. Untuk tingkat studi lanjutan, biasanya dibutuhkan waktu 2 tahun (program master) dan 3 tahun (program doktor).

Tahun akademik dimulai sekitar bulan April dan berakhir Maret tahun berikutnya.Perkuliahan dibagi dalam dua semester, semester pertama berlangsung dari Maret sampai dengan September dan semester kedua dimulai dari bulan oktober dan berakhir Maret.

Bahasa yang umum digunakan dalam proses belajar mengajar adalah bahasa Jepang. Namun, ada beberapa program tertentu yang menggunakan bahasa Inggris sebagai perantara. Oleh karena itu setiap mahasiswa asing yang ingin melanjutkan studi ke Jepang perlu mempersiapkan kemampuan bahasa ini dengan sebaik mungkin. Namun Anda tidak perlu minder jika belum bisa bahasa Jepang. Asalkan Anda bisa bahasa Inggris,Anda bisa belajar Jepang di Jepang langsung. Anda bisa mengikuti program bahasa dulu di Jepang selama 2 semester. Baru kemudian mengikuti program perkuliahan.

4 Alasan Kenapa Kuliah di Jepang

1. Kualitas pendidikan di Jepang sangat bagus
Kualitas pendidikand an sistemnya diakuisangat bagus oleh semua pihak. Jepang benar-benar menganggap pendidikan adalah investasi yang paling penting. Ada 4 universitas jepang yang bercokol diperingkat 100 besar dunia,yaitu: Tokyo University, Kyoto university, Osaka University,dan Tokyo Institute of Technology.

2. Biaya Sekolah Relatif Murah (untuk universitas negeri)
Di bandingkan dengan negara - negara yang memiliki kualitas pendidikan yang baik lainnya, seperti USA dan UK. Biaya sekolah di universitas negeri Jepang kebanyakan adalah sekitar 600.000 yen.

3. Kebudayaan Jepang yang Unik
Kebudayaannya yang unik membuat negari bungasakura itu banyak di kenal masyarakat dunia, salah satunya Indonesia. Hal ini karenakan masyarakat jepang mencintai kebudayaannya sendiri dan mau menjaganya. OrangJepang mau memakaipakaian seberat dan setebal kimono untuk sekedar meng- hadiri upacara resepsi pernikahan. Darihal itu kita tahu bagaimana cintanya warga Jepang pada kebudayaannya sendiri.

4. Bisa Nyambi Kerja
Hal ini bisa menjadi alternative untuk mengimbangi biaya hidup yang lumayan tinggi di Jepang. Di Jepang sekitar 70% para siswa punya parttime job. Yang paling banyak kerja di restoran dan selain itu ada juga cleaning service, sales, berdagang, guru bahasa asing. Siswa yang mempunyai izin belajar bisa kerja 4 jam 1 hari atau 20 jam 1 minggu. Yang mempunyai izin visa student bisa bekerja 28 jam1 minggu.  Kalau mau dapat parttime job harus ada izin dari sekolahnya sendiri dan kantor imigrasi. Yang menjadi perhatian untuk part time job adalah tidak boleh menggangu waktu belajar, tujuannya hanya untuk menambahkan biaya  sekolah. Tidak boleh beker jadi tempat hiburan malam,karaoke, dan panti pijat. Dan tidak boleh melewati waktu dari jam tertentu.


BIAYA KULIAH


Untuk biaya kuliah S1 di universitas negeri di Jepang paling mahal sebanyak Rp54 juta  setahun,sedangkan universitas swasta sebanyak Rp150 juta setahun. Sedangkan untuk calon mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Jepang sedangkan sama sekali tidak memiliki uang, pemerintah Jepang menawarkan beasiswa penuh bahkan diberikan uang saku, ada beasiswa Monbukagakusho,yang direkomendasikan Kedutaan Besar Jepang.

Untuk monbukagakusho sendiri, penerima beasiswa akan dibebaskan biaya kuliah dan akan diberikan uang saku sebesar 117.000 yen atau sekitar Rp17 juta per bulan, tiket pulang-pergi pesawat kelas ekonomi Indonesia-Jepang, dan tanpa ikatan dinas.Namun tentunya beasiswa ini diberikan melalui seleksi yang ketat.

Untuk masyarakat yang kurang mampu dalam segi keuangan dan juga tidak lolos dalam seleksi Monbukagakusho tidak usah takut belajar di Jepang. Karena setiap universitas di Jepang akan memberikan potongan biaya kuliah hingga 100 persen untuk mahasiswanya dengan ketentuan yang berlaku. Pemotongan biaya kuliah berbeda dengan beasiswa. Setiap mahasiswa yang sudah dapat pemotongan biaya kuliah masih memiliki peluang untuk mendapatkan beasiswa

Supaya Anda lebih mantap, ada baiknya Andamencari sendiri informasidengan cara datang ke Kedutaan Besar Jepang maupun ke Organisasi Pelayanan Mahasiswa Jepang (JASSO) yang memiliki perwakilan di Jakarta, atau dengan menghadiri pameran pendidikan Jepang yang rutin setiap tahunnya di Jakarta dan Surabaya.


BEASISWA


Kedutaan Besar Jepang di Indonesia setiap tahun melaksanakan pendaftaran dan penyeleksian bagi para peminat beasiswa Monbukagakusho. Adapun program-program yang ditawarkan kepada siswa Indonesia adalah ProgramResearch Student bagil ulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology dan Professional Training College bagi lulusan SLTA dan Japanese Studies bagi mahasiswa program studiJepang serta Teacher Training bagi guru.

Belum ada Komentar untuk "Berkuliah di Jepang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel