Jurusan FITB ITB Beserta Prospek Kerjanya

 
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) merupakan fakultas yang baru berdiri tahun 2007. Namun demikian, keilmuannya sendiri sudah lama ada di ITB. FITB bersama dengan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) merupakan pecahan dari Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM). Pemecahan tersebut sendiri didasari oleh pembedaan titik tekan maupun spesifikasi keilmuan yang dipelajari. Jika FTTM lebih menitik beratkan kajiannya pada aplikasi keilmuan yaitu bagaimana mengeksplorasi sumber daya alam, maka FITB lebih menitikberatkan kajiannya pada ilmu tentang bumi sebagai sains. Selain itu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pun menyebabkan setiap prodi yang ada di FIKTM menjadi semakin spesifik dan harus dikelompokkan kembali menjadi FTTM dan FITB.

FITB sendiri terdiri dari program studi Teknik Geologi, Teknik Geodesi dan Geomatika, Meteorologi dan prodi Oseanografi. Jika melihat ke-khas-an masing-masing ilmu, maka dapat dikatakan bahwa pengelompokkan prodi-prodi tersebut ke dalam FITB sangat berhubungan erat dengan kajian keilmuan yang menjadikan bumi sebagai objeknya, dan bagaimana manusia dapat memahami fenomena-fenomena yang terjadi di bumi tersebut serta memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Sangat menarik bukan?.

Di fakultas ini, selain belajar tentang berbagai teori keilmuan, teman-teman juga akan mendapatkan simulasi-simulasi yang terkait dengan keilmuan yang dipelajari. Jadi,tunggu apalagi? FITB menanti kehadiran teman-teman semua.

TEKNIK GEOLOGI
A. Gambaran Umum Bidang Keilmuan
Di prodi Teknik Geologi dipelajari ilmu-ilmu tentang bumi dengan berbagai aspeknya, termasuk di dalamnya adalah batuan, bentuk atau struktur dan hubungan antar batuan serta proses kejadiannya. Ilmu-ilmu yang dipelajari di Teknik Geologi bertujuan untuk memberikan teman-teman pengetahuan agar mampu menjelaskan keadaan alam dan proses yang terjadi di permukaan bumi dan dari dalam bumi. Disamping itu, setelah mendapatkan kuliah di program studi ini, teman-teman diharapkan dapat memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang ada, serta memberikan saran dalam bidang keteknikan, lingkungan dan bencana, yang berkaitan dengan kebumian.

Pada program studi Teknik Geologi, teman-teman akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan bumi sebagai obyek, dengan ruang lingkup yang luas, misalnya batuan dan mineral, minyak dan gas bumi, gunung api dan panas bumi, atau struktur bumi dan gempa bumi. Teknik Geologi menjadi penting untuk dipelajari terutama berkaitan dengan pemanfaatannya untuk kesejahteraan manusia terutama dalam pencarian sumberdaya energi seperti minyak dan gas bumi,batubara, panas bumi. Selain itu keilmuan Teknik Geologi juga berperan dalam pencarian sumberdaya alam yang lain, misalnya mineral ekonomis, emas, perak,tembaga atau bahan industri yang lain, dan juga sumberdaya yang penting bagi kehidupan yaitu air tanah.

Pada prodi Teknik Geologi teman-teman juga akan mempelajari tentang jenis batu, struktur, bentuk, letak dan lokasinya di dalam bumi, dan berbagai karakteristiklainnya. Oleh karena itu, pada akhirnya teman-teman akan memiliki kemampuan untuk mencari sumberdaya alam (SDA). Bahkan teman-teman juga akan mengetahui apakah SDA tersebut aman untuk ditambang. Khusus untuk batuan, maka tingkat keamanan dalam penggunaan batuan tersebut untuk mendirikan suatu bangunan pundapat diketahui. Ternyata kita tidak bisa sembarangan menggunakan batuan yang ada ya.

Keberadaan ilmu Teknik Geologi menjadi istimewa karena perannya dalam proses eksplorasi (pencarian) minyak dan gas bumi, mineral berharga dan air tanah menjadi hal yang penting dalam proses penambangan SDA. Penambangan tidak bisa dilakukan jika seorang sarjana Teknik Geologi belum menyelesaikan tugasnya. Dengan dasar ilmu batuan yang kuat, tentunya memungkinkan bagi teman-teman untuk mengembangkan ilmu di bidang batu-batu mulia seperti, berlian, intan, permata, saphire, dll. Pengetahuan tentang struktur batuan tersebut tentunya dibutuhkan untuk membentuknya hingga menjadi indah dan menarik.

B.Prospek Kerja
Sarjana Teknik Geologi dapat menerapkan ilmunya di bidang pencarian sumberdaya energi (minyak dan gas bumi, batubara dan panas bumi), dan sumber daya mineral (Emas, Perak, dll), termasuk bidang jasa yang berhubungan. Sarjana Teknik Geologi juga dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk pengembangan potensi sumberdaya alam daerah dan pengelolaannya. Beberapa perusahaan atau instansi yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi diantaranya adalah

1. Industri Perminyakan dan Gas Bumi
Pada bidang ini sarjana Teknik Geologi akan bertugas sebagai ahli yang bertugas untuk melakukan proses eksplorasi minyak dan gas bumi. Misalnya: Medco Energi, Pertamina, Chevron, Exxon Total Indonesia,dan lainnya.
2. Industri Pertambangan
Pada industri pertambangan sarjana Teknik Teknik Geologi bertanggung jawab untuk mencari potensi SDA seperti mineral berharga dan batu bara. Misalnya: PT Aneka Tambang, PT Freeport Indonesia, PT Timah
3. Konsultan Teknik Geologi
Konsultan Teknik Geologi akan mengerjakan berbagai macam pekerjaan yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Oleh karena itu, konsultan Teknik Geologi akan banyak bekerjasama dengan industri-industri perminyakan dan penambangan.
4. Lembaga atau Pusat Penelitian
5. Instansi Pemerintahan
Sarjana Teknik Geologi akan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Beberapa instansi pemerintah yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi misalnya Direktorat Energi dan Sumberdaya Mineral, Kantor Wilayah (Kanwil), BAPPENAS, BAPPEDA 
6. Universitas
Sarjana Teknik Geologi dibutuhkan sebagai pengajar di Universitas.

METEOROLOGI
A. Gambaran Umum Bidang Keilmuan
Apa yang terbayangkan jika teman-teman mendengar kata Meteorologi? Ilmu tentang meteor? Tentu saja bukan. Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan gejala-gejalanya, yang terkait dengan komponen bumi yang berupa gas atau biasa disebut udara.

Seringkali kita bingung dan tidak menemukan alasan kenapa cuaca tiba-tiba berubah,dari panas menjadi hujan, atau kenapa turun salju, dsb. Hal ini yang akan teman-teman pelajari di program studi Meteorologi. Teman-teman tentunya mengetahui cuaca dan iklim dapat sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Contohnya saja petani menentukan musim panen dengan melihat cuaca dan iklim, pengetahuan inisudah diketahui oleh nenek moyang kita sejak lama. Namun, banyak yang tidak dapat menjelaskan hal tersebut secara ilmiah. Dengan adanya ilmu meteorologi, hal itu dapat dijelaskan secara logis. Gejala-gejala alam lainnya seperti puting beliung, angin topan, dsb juga akan dipelajari pada program studi Meteorologi. Tidak hanya mempelajari mengapa bencana alam tersebut terjadi, namun juga mempelajari apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menanggulangi dan meminimalisir dampak dari bencana alam tersebut.

Lalu bagaimana keterkaitan ilmu meteorologi dengan ilmu-ilmu lainnya. Tentu saja banyak sekali, misalnya dengan ilmu Arsitektur. Dengan pengetahuan para ahli meteorologi, maka para arsitek di dapat mendesain bangunan-bangunan sesuai dengan kondisi iklimnya. Di Eropa sebagai contoh, karena sering terjadi salju bahkan badai, maka bangunan-bangunan atapnya dibuat dengan kemiringan yang besar agar salju yang tidak sempat menumpuk di atas tetapi cepat meluncur ke bawah . Contoh lainnya adalah desain rumah di Jepang. Ternyata penggunaaan bahan baku kayu sebagai bahan utama rumah-rumah di Jepang juga disesuaikan dengan kondisi iklim dan cuaca di sana. Karena sering terjadi gempa, maka material terbaik yang dapat digunakan adalah kayu, karena kayu cenderung akan lebih lentur.

Selain itu pada program studi Meteorologi, teman-teman juga akan belajar beberapa perangkat lunak yang dapat dipergunakan untuk memprediksi cuaca, dan ilmu-ilmuyang terkait tentang itu.

B. Prospek Kerja
Pada prinsipnya, kompetensi lulusan Meteorologi adalah memprediksi dan mengetahui bagaimana kecenderungan gejala-gejala cuaca dan keterkaitannya dengan kehidupan manusia. Beberapa bidang dan instansi yang bisa dimasuki oleh sarjana Meteorologi adalah sebagai berikut :
1. Instansi Pemerintahan 
Khususnya di Badan Meteorologi dan Geofisika, BPPT, dan institusi sejenis. Sarjana Meteorologi sangat dibutuhkan untuk melakukan analisis terhadap cuaca dan membuat prakiraan cuaca. Disamping itu menjadi dosen Meteorologi di Perguruan Tinggi Negri, menjadi peneliti di LIPI dan RISTEK.
2. Akademisi Menjadi staff pengajar di perguruan tinggi negeri maupun swasta
3. Peneliti Menjadi peneliti di institusi-institusi dan badan riset pemerintah maupun swasta
4. Pertanian 
Bidang pertanian merupakan bidang yang paling banyak membutuhkan ilmu Meteorologi,seorang sarjana Meteorologi dapat menjadi analis di bidang ini.
5. Industri 
Sarjana Meteorologi dapat menjadi ahli atau konsultan dalam membuat alat-alat yang terkait dengan bidang Meteorologi.

OSEANOGRAFI
A. Gambaran Umum Bidang Keilmuan
Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena fisis dan dinamis airlaut yang dapat diaplikasikan ke bidang-bidang lainnya seperti rekayasa, lingkungan,perikanan, bencana laut dan mitigasi (pengelolaan dan pencegahan). Seperti telah kita ketahui bersama, lebih dari 62% kepulauan Indonesia terdiri dari lautan, danhampir 70% bagian dari dunia juga adalah lautan. Dapat teman-teman bayangkan betapa luasnya lahan pekerjaan dan kesempatan untuk berkarya bagi seorang sarjana Oseanografi.

Seperti teman-teman ketahui, wilayah Indonesia dikenal dengan sebutan benua maritim karena lokasi geografis dan kondisi geologisnya yang unik. Hal ini menempatkan prodi Oseanografi – ITB pada posisi dan peran yang sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga ahli. Lulusan Oseanografi memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan berbagai bidang kajian yang dapat mendukung pembangunan nasional. Bencana laut dan lingkungan (gelombang badai, penyebaran tumpahan minyak dan limbah di laut, kekeringan karena peristiwa El Niño, tsunami,dll) yang terjadi selama dua dasawarsa terakhir dan perlunya energi alternatif sebagai pengganti minyak bumi telah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya bidang kajian kelautan bagi masyarakat dan pemerintah. Terutama dalam bidang energi,dengan melakukan penelitian sumber energi alternatif yang berasal dari laut, sepertipasang surut laut, gelombang, dan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC).

Pada proses perkuliahannya teman-teman akan dibekali konsep-konsep dasar ilmu kelautan yang meliputi aspek fisika, kimia, biologi dan geologi serta dilengkapi dengan dasar-dasar dinamika laut serta survei dan pemetaan laut. Laut sebagai objek kajian ditinjau mulai dari sifat-sifat fisis dan kimia air laut, gerakannya berupa arus, gelombang dan pasang surut, sedimen dasar laut, revolusi lempeng tektonik (khususnya lempeng samudera), sampai dengan proses erosi dan sedimentasi daerah pantai.

Seluruh ilmu-ilmu dasar seperti fisika, kimia, biologi, geologi dan matematika digunakan untuk dapat menerangkan proses alam yang terjadi di laut. Untuk mendukung proses perkuliahan teman-teman juga akan dibekali dengan kegiatan observasi lapangan,studi laboratorium, pemodelan dan simulasi komputer, serta aplikasi penginderaan jauh(remote sensing). Umumnya pengukuran parameter oseanografi dilakukan di laut menggunakan kapal riset. Disamping itu pengukuran dapat juga dilakukan di laboratorium dengan bantuan model-model fisis atau hidrolika yang dibuat semirip mungkin dengan yanga da di lautan. Sangat menarik bukan?

B. Prospek Kerja
Seorang sarjana Oseanografi dapat berprofesi di berbagai bidang, antara lain :
1. Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di dalam dan luar negeri (Undip, ITS,Unsyiah, Unand, Univ. Malaysia, Univ. Columbia, dll.)
2. Lembaga riset pemerintah atau swasta di dalam dan luar negeri, a.l.: Badan RisetKelautan dan Perikanan– Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), BPPT, Pusat Penelitian Oseanografi – LIPI, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), PEMDA, serta perguruan tinggi luar negeri (a.l.:Columbia University, USA; Kiel University dan Hamburg University, Germany; KyotoUniversity, Japan; Utrecht University, TU Delft, WL | Delft Hydraulics, dan Twente University, The Netherlands).
3. Administrator Kelautan di pusat dan daerah
4. Militer (TNI AL)
5. Pariwisata dan olahraga bahari
6. Industri migas dan mineral onshore/offshore (Pertamina dan Schlumberger)
7. Industri perikanan dan bahari lainnya
8. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kelautan dan Lingkungan
9. Konsultan Lingkungan

 TEKNIK GEODESI DAN GEOMATIKA
A. Gambaran Umum Bidang Keilmuan
Pada dasarnya yang dipelajari di Teknik Geodesi dan Geomatika adalah ilmu tentang pemetaan, yaitu memberikan informasi secara geometrik tentang bumi yaitu berupa posisi atau lokasi. Secara lebih rinci yang akan dipelajari adalah penentuan posisi,dinamika bumi dan variasi antara posisi dan dinamika bumi (variasi spasial dan temporal) atau disebut dengan geodinamika bumi dan penentuan medan gaya berat bumi. Dimasa yang semakin canggih ini, begitu banyak fenomena-fenomena yangdulu tidak bisa dijelaskan, sudah bisa dijelaskan secara rasional. Begitu juga fenomena-fenomena yang terkait dengan keilmuan Teknik Geodesi dan Geomatika.

Misalnya saja, dahulu jika ada kapal atau pesawat yang hilang, orang tidak dapat menemukannya karena tidak didukung dengan pengetahuan mengenai posisi bumi.Karena ketidaktahuannya itu maka orang-orarng membuat alasan-alasan yang tidak ilmiah, misalnya saja mengenai kawasan berhantu, dsb. Namun sekarang, ketika adakapal atau pesawat yang hilang maka ilmu Geodesi bisa digunakan untuk mengetahui posisi atau koordinat dari kapal atau pesawat tersebut sehingga bisa ditemukan. Selain itu, pemetaan tentang kepadatan suatu daerah dapat diketahui dengan foto udara atau pemetaan lokasi, dengan foto udara dapat diketahui pula luas hutan, dll.

Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika ini banyak berhubungan dengan informasi spasial (dari kata dalam bahasa Inggris Space) yang diperoleh daripengukuran dan pemetaan. Informasi spasial yang akan teman-teman pelajari di prodiini tidak hanya peta yang berbentuk kertas tapi yang juga berbentuk digital danterkomputerisasi, termasuk di dalamnya peta navigasi (petunjuk arah laut)

Di sini juga, teman-teman akan banyak memanfaatkan ilmu-ilmu seperti Matematika,Fisika, dan Komputer. Intinya di sini teman-teman akan mempelajari segala sesuatu tentang bumi terutama yang berhubungan dengan pengukuran dan ilmu yang berkaitan untuk penerapan teknologi tentang Informatika Spasial atau Geoinformatika.

B.Prospek Kerja
Lulusan Teknik Geodesi dan Geomatika dapat bekerja di berbagai macam perusahaan. Pekerjaanyang dilakukan tentu berhubungan erat dengan informasi spasial.  Jadi, lulusan Teknik Geodesi dan Geomatika akan berkecimpung di bidang penyediaan informasi spasial baik manual (kertas) atau yang terkomputerisasi, tempat yang mengoperasikan alat-alat yang berhubungan dengan pemetaan dan pengukuran, tempat yang membutuhkan ahli yang dapat mengambil keputusan tertentu yang berkaitan dengan pemetaan dan pengukuran, dll. Bahkan luluasan Teknik Geodesidan Geomatika dapat membuka perusahaan sendiri yang berhubungan dengan pemetaan dan pengukuran. Beberapa contoh perusahaan dan instansi yang membutuhkan lulusan Teknik Geodesi dan Geomatika adalah
1. Pemerintahan
a. BPN (Badan Pertanahan Nasional)
b. BAPPEDA (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah)
c. Dinas Pekerjaan Umumd. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)
e. LAPAN
f. PERTAMINA
g. Departemen angkatan lauth. Dinas Hidrografi dan Oseonografi (Dishidros)
i. Departemen Perhubungan,
j. Departemen Kehutanank. Departemen Pekerjaan Umum
2. Swasta Dalam Negri
PT Pageo, PT Indoavis Nusantara, PT Bumi Prasaja, PT Esri, PT Asaba, PT Datascript, PT ArfindoSejahtera, PT Geojaya Teknik, Barista Geoinformatik, BLOM Nusantara, PT Indah UnggulBersama, Geocal, PT Kesuma, PT Bumi Prasaja, Waindo Spectra Indonesia.
3. Swasta Asing
a. GeoOcean,
b. PT Freeport,
c. PT Asia Digitald. Slumbergere. Fugrof. Medcog. Acergy

Belum ada Komentar untuk "Jurusan FITB ITB Beserta Prospek Kerjanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel