5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kuliah

Menjadi mahasiswa tentunya berbeda dengan menjadi seorang murid di sekolahan. Ada perbedaan signifikan yang akan dirasakan ketika menjadi seorang mahasiswa. Sebagian lulusan SMA mengalami culture shock ketika menjadi mahasiswa. Hal tersebut disebabkan berbagai macam hal. Namun hal tersebut sebenarnya bukan menjadi sebuah masalah ketika kita sudah mempersiapkan beberapa hal sebelum memasuki dunia perkuliahan dan menjadi mahasiswa. Lantas apa saja yang perlu dipersiapkan? Berikut ini adalah hal yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia perkuliahan.

1. Mental
Mental disini maksudnya adalah mental seorang mahasiswa. Ketika menjadi murid di sekolah menengah mentalnya lebih cendrung mental yang ingin disuapi. Maksudnya, ketika menjadi murid kita lebih senang disuapi segala pengetahuan serta urusan sekolah. Ketika menjadi mahasiswa atau pun mahasiswi semuanya akan berbeda jauh. Kenap bisa seperti itu? Menjadi mahasiswa kita sudah tidak bisa memakai mental lama. Kita harus terbiasa semuanya sendirian. Mengurusi semuanya sendirian. Contoh yang paling kecilnya, ketika mengambil kuliah apa yang ingin diambil serta kapan waktu kuliah yang tepat? disini kita harus memilih. Selain itu juga terlihat masalah kehadiran di perkuliahan. Dibangku perkuliahan, dosen cendrung tidak peduli kita mau masuk kelas atau tidak. Dosen hanya sebagai fasilitator, tidak lebih. Berbeda ketika sekolah menengah atas, dimana ketika kita tidak masuk maka kita akan dicari mengapa tidak mengikuti pelajaran. Selain itu jika keseringan tidak masuk, kita juga akan berurusan dengan guru BK.

2. Cara Belajar
Ada apa dengan cara belajar? Ketika di sekolah menengah atas Anda begitu disuapi alias benar-benar diajari secara total. Disini guru berperan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Sedangkan, ketika kuliah hal ini amat berbeda. Ketika berkuliah, mahasiswa dituntut belajar mandiri dosen hanya fasilitator saja. Ibaratnya dosen hanya memberikan pengetahuan sedikit saja, sisanya mahasiswa harus belajar sendiri dan mencari tahu sendiri. Jika tertinggal kuliah maka dosen tidak akan mengulangi kuliahnya lagi. Semua ditanggung oleh mahasiswanya sendiri. Mahasiswa harus mengejar ketertinggalan tersebut. Jika masih mempertahankan cara belajar anak SMA maka siap-siaplah akan tertinggal dalam kuliah.

3. Bicara Didepan Umum
Sebenarnya kurikulum sekarang banyak menuntut murid-murid untuk bisa persentasi namun hal ini dirasa masih kurang. Banyak murid ketika memasuki dunia kuliah masih kaku ketika berbicara di depan umum, terutama untuk persentasi di kegiatan perkuliahan internal atau pun eksternal. Hal ini diwajari karena ketika menjadi murid kita masih dibantu oleh para guru ketika persentasi. Sedangkan, di dunia perkuliahan dosen cendrung lebih menjadi seorang pengamat dan tidak membantu mahasiswanya. Disini mahasiswa dituntut mempertanggung jawabkan apa yang ia tulis dan ia bicarakan didepan banyak orang.

4. Kerja Tim
Kerja tim sebenarnya di dunia sekolah selalu ada. Hal ini tetep berlanjut ketika berkuliah nanti. Ketika kerja tim di sekolah kita biasanya ditugasi perkara-perkara yang tidak begitu besar, biasanya menyangkut masalah tugas sekolah saja. Namun ketika kuliah, kerja tim bukan sekedar masalah tugas kuliah saja, namun hal-hal besar lainnya menanti seperti, kuliah lapangan, organisasi di jurusan fakultas ataupun universitas, dll. Disini kita diajarkan untuk saling memahami satu sama lain. Ingatlah di dunia perkuliahan banyak orang yang mempunyai latar belakang berbeda serta mempunyai tujuan berbeda-beda. Untuk bekerja sama dibutuhkan rasa saling pengertian dan toleransi.

5. Tanggung Jawab
Hal ini merupakan hal krusial, inilah yang membedakan antara dunia sekolah dengan dunia kuliah. Ketika dunia sekolah keputusan kita lebih banyak dicampuri oleh sekolah dan orang tua, di dunia perkuliahan kita bertanggung jawab terhadap keputusan kita sendiri.  Kita bebas menentukan apa yang kita pelajari,  Kita bebas memilih organisasi apapun, Kita bisa menentukan apa saja yang akan kita jalani ketika di dunia perkuliahan, bahkan bebas menentukan lulus berapa tahun (walaupun umumnya mahasiswa berkuliah dalam tempo 4-5 tahun saja). Keputusan-keputusan yang kita ambil mengandung reksiko masing-masing.

Belum ada Komentar untuk "5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kuliah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel