Jurusan Fakultas Seni dan Prospek Kerjanya


 

1. Seni Rupa Murni

Seni Rupa Murni: Ilmu yang mempelajari penggunaan logika rupa (visual) dengan menghubungkan kepekaan, struktur, proses kreatif, sistem perancangan, kaidah estetik pada pengembangan kemampuan ketrampilan, penguasaan bahan dari teknik penunjangnya.

Peminatan yang disediakan oleh program studi ini antara lain: 
a. Minat Utama Seni Lukis 
b. Minat Utama Seni Patung 
c. Minat Utama Seni Grafis 


Peluang karir: desainer dalam industri textile, industri kerajinan, perupa, pelukis dsb. 

Rujukan: .
Institut Teknologi Bandung
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta
Universitas Kristen Maranatha 

2. Seni Kriya


Seni Kriya : Ilmu yang mempelajari pengetahuan dan ketrampilan berkarya dengan pendekatan kepekaan estetika, kebutuhan keseharian (utilitarian)yang mengandalkan ketrampilan manual (manual dexterity) sehingga menghasilkan karya kerja yang mengandung nilai keunikan konseptual, tematis, imajinatif, emosional, dan inderawi.

Peminatan, yang disediakan oleh program studi ini antara lain:
a. Minat Utama Kriya Kayu
b. Minat Utama Kriya Logam dan Perhiasan
c. Minat Utama Kriya Kulit
d. Minat Utama Kriya Tekstil
e. Minat Utama Kriya Keramik

Peluang karir: desainer dalam industri kerajinan, industri textile, jewelery, perupa, dsb.

Rujukan:
Institut Teknologi Bandung
Institut Seni Indonesia (ISI)
Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT)
Institut Kesenian Jakarta,

3.  Desain Interior

Desain Interior: ilmu yang mempelajari cara merencanakan dan merancang ruang dalam bangunan, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan aktivitas kebutuhan manusia, dengan menciptakan desain yang indah, laras dan efektif seturut wawasan estetika yang divisualisasikan dalam gambar kerja, maket, gambar perspektif yang dilengkapi estimasi harga dalam konsep rancangannya.

Bidang Kajian
:
a. Bidang Perancangan Fasilitas Tidak Bergerak: faslitas pendidikan, rekreasi komersial,terminal, hunian; dan Fasilitas bergerak seperti: bus, kereta api dan kapal laut.
b. Bidang Keahlian Furniture
c. Bidang Keahlian Teknologi dan lmu Bahan.

Peluang karir: Interior Design Contractor; Space Design Animator, dan dipersiapkan untuk mampu menempati berbagai profesi dalam dunia usaha, seperti, biro arsitek, perusahaan entertaintment, perusahaan exhibition, dan visual merchandiser.

Rujukan:
Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS Bandung
Universitas Kristen Petra
Institut Teknologi Bandung
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Universitas Tarumanagara Jakarta, Terakreditasi
Universitas Trisakti Jakarta
Universitas Sebelas Maret Surakarta

4.  Desain Komunikasi Visual

Desain Komunikasi Visual: Ilmu yang mempelajari cara menyampaikan pesan/gagasan kedalam bentuk rancangan desain komunikasi visual pada berbagai media untuk mengefektifkan dan mengefisiensikan suatu pesan agar pesan tersebut dapat mempengaruhi dan merubah perilaku sasaran seturut tujuan yang diinginkannya.
Program Studi Desain Komunikasi Visual menawarkan tiga peminatan antara lain :
a.    Desain Grafis (DG) atau Graphic Design on Surface (Printed/Production Matter) mempelajari desain grafis yang mengandung unsur-unsur dan karakter 2 Dimensi (utamanya) dan 3 Dimensi sebagai hasil produksi grafika (cetak)
b.    Multi Media (MM) atau Multimedia Production/New Media mempelajari desain grafis yang mengandung unsur-unsur dan karakter 2 Dimensi, 3 Dimensi, Still 8 Motion Graphic serta mengandung unsur waktu (Timed Base Media) dan suara 2. Audio, Narrative &Back Sound)
c.    Komunikasi Visual Periklanan (KVP) "Graphic Design on Screen" atau Creative Advertising mempelajari desain grafis dan penulisan naskah dengan mempertimbangkan faktor-faktor persuasi, komunikasi, media riset, tipografi, fotografi dan ilustrasi.

Peluang karir:
a)Pada ndustri periklanan, marketing communication, public relation, production house, post production house, percetakan, packaging, media cetak, media luar ruang, radio dan broadcasting, advertising;
b) sebagai animator, illustrator, grophic designer, fotogropher, copy writer, media planner, media buyer, video editor, dll.

Rujukan:
Universitas Kristen Petra Surabaya
Universitas Sebelas Maret
Institut Teknologi Bandung
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Universitas Tarumanagara Jakarta

5. Desain Produk

Desain Produk: Ilmu yang mempelajari cara melakukan inovasi dengan menuangkan gagasan kedalam karya, untuk memecahkan pelbagai kebutuhan masyarakat akan benda-benda fungsional melalui pendekatan estetik, teknis dan ergonomik yang bernilai bagi penunjang pembangunan.
Produk hasil desain industri antara lain:
a. Desain produk perkakas: peralatan memasak, permebelan, peralatan berkebun peralatan makan, peralatan bayi, peralatan hiburan, peralatan tulis, peralatan olah raga.
b. Desain produk alat transportasi: sepeda, angkutan umum, mobil, kapal dsb.
c. Desain produk industri kecil: peralatan pertanian, produk cindera mata anak, perhiasan, produk kulit, produk logam, dan produk keramik.
d. Desain produk grafis dan komunikasi produk: kemasan.
e. Desain produk komponen desain interior, arsitektur dan perkotaan: aneka lampu, peralatan saniter, peralatan kantor, kursi taman dsb.

Peluang karir: Sebagai desainer dalam perancangan keperluan alat-alat dapur, mebel, alat-alat elektronik, telekomunikasi, tekstil, asesoris produk, jewelery, peralatan medis, packaging dsb.

Rujukan:

Institut Teknologi Nasional (ITENAS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Institut Teknologi Bandung
Universitas Trisakti Jakarta

6. Seni Pertunjukan

Seni Pertunjukan: Ilmu yang mempelajari cara menciptakan, mengorganisasikan, mengembangkan seni yang lebih menekankan pada pementasan, dan dasar-dasar metodelogi penelitian/pengembangan yang terkait dengan seni pertunjukkan.
Peluang karir: industri hiburan, entertainment, dsb.

Seni Musik: Ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk seni pertunjukan yang berkaitan dengan penguasaan teknik instrumen, teori-teori musik dan repetoar musik.
Peminatan yang disediakan:
a. Minat Utama Musik Sekolah
b. Minat Utama Musikologi
Peluang karir: pemusik, guru musik, industri hiburan, entertainment, dsb.
Rujukan:
Institut Seni Indonesia (ISI)
Institut Kesenian Jakarta
Universitas Pelita Harapan
Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta

Etnomusikologi: Ilmuyangmempelajari bentuk-bentuk seni pertunjukan yang berkaitan dengan penguasaan teknik garapan dan dokumentasi musik-musik etnis sehingga mampu menciptakan dan mengekspresikan beragam gagasan ke dalam berbagai bentuk karya seni yang dapat dipertanggungjawabkan; mengkaji dan menganalisis fenomena seni dan budaya; menyajikan karya seni secara kreatif, inovatif, dan professional.
Etnomusikologi dapat dikatakan juga sebagai lmu yang mempelajari bentuk-bentuk seni pertunjukan yang berkaitan dengan penguasaan teknik instrumen, teori-teori musik dan repetoar musik.
Peluang karir: tenaga profesional bidang etnomusikologi, peneliti seni, seniman mandiri/wirausahawan, koreografer, kurator, dan kritikus.
Rujukan:
Institut Seni Indonesia
Universitas Sumatera Utara
Institut Kesenian Jakarta

Seni Karawitan: Ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk seni pertunjukan yang berkaitan dengan penguasaan teknik garapan tabuhan karawitan.
Peminatan: a. Minat Utama Seni Karawitan b. Minat Utama Komposisi Karawitan
Peluang karir: pemusik atau penabuh karawitan, lembaga seni dan kebudayaan, industri hiburan, entertainment, dsb.
Rujukan:
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta
Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Seni Pedalangan: Ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk seni pertunjukan yang berkaitan dengan penguasaan teknik dan garapan pakeliran.
Peluang karir: lembaga seni dan kebudayaan, dalang, entertainment.
Rujukan:
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Seni Tari: Ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk seni pertunjukan yang berkaitan dengan teknik gerak dan komposisi tari.
Peminatan:
a. Minat Utama Seni Tari
b. Minat Utama Komposisi Tari.
Rujukan:
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta
Institut Kesenian Jakarta, .

Seni Teater: Ilmu yang mempelajari metode dasar dan garapan naskah teater.
Peminatan yang disediakan:
a. Minat Utama Pemeran
b. Minat Utama Penyutradaraan
c. Minat Utama Tata artistik.
Peluang karir: Industri hiburan, entertainment, industri parwisata.
Rujukan:
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung
Institut Kesenian Jakarta

 6. Film dan Televisi

FFTV menaungi Prodi Film dan Televisi, Prodi Fotograpi, dan Prodi Animasi. Prodi FILM dan TELEVISI Dikenal dengan nama Prodi SENI MEDIA REKAM.


Jurusan Film dan Televisi
Film dan Televisi mempelajari proses dan penciptaan bentuk-bentuk di dalam audiovisual seperti manajemen produksi televisi, penulisan naskah, pengarahan acara, tata artistik, tata foto elektronik, dan editing elektronik yang berwawasan nilai-nilai budaya dan iman.
Peminatan:
Penulisan Skenario: ilmu yang mempelajari cara "memupuk" imajinasi, mengeksplorasi dan merangkai imajinasi menjadi sebuah cerita yang dituangkan diatas kertas.
Penyutradaraan: ilmu yang mempelajari cara men "direct" pemain dan kru secara profesioanal, menganalisis skenario, teknik pengambilan gambar, penataan artistik, penataan suara dan proses editing dalam produksi sebuah film.
Sinematografi: ilmu yang mempelajari teknik pengambilan gambar sehingga menghasilkan gambar yang mampu menciptakan "Images" serta tampilan gambar yang baik.
Tata Artistik: ilmu yang mempelajari cara me -"make up" pemain film sehingga menjadi berkarakter (me- waredrobe) dan cara menciptakan seting-seting film yang baik sesuai dengan tuntutan cerita.
Tata Suara: ilmu yang mempelajari cara membuat sound film yang mampu memberikan efek naik turun-nya emosi.
Editing: ilmu yang mempelajari cara memotong dan menyambung potongan- potongan adegan, mengatur urutan peletakan adegan sehingga menjadi satu alur film yang baik dan dapat dinikmati oleh penonton.
Managemen Produksi: ilmu yang mempelajari cara memanagemen proses produksi dan pasca produksi sebuah film.
Animasi: mempelajari aplikasi, fungsi animasi dan terampil dalam mewujudkan berbagai bentuk animasi.
Kajian Sinema mempelajari ilmu dan pengetahuan perkembangan film dunia dan Indonesia, dan menganalisis kasus-kasus hubungan karya film/televisi dengan masyarakat.
Dokumenter: mempelajari cara membuat dokumentaris yang kreatif dan professional;\ menganalisa, mengamati, dan memproduksi dokumenter secara kolektif.
Peluang karir: Production House, Stasiun TV, Advertising Agency dan Kreator Mandiri.
Rujukan:
Universitas Kristen Petra Surabaya- Broadcasting TV
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Universitas Negeri Jember
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta
Institut Kesenian Jakarta



Jurusan Fotografi
Fotografi: Ilmu yang mempelajari cara manusia berkomunikasi melalui foto atau berbicara melalui bahasa visual yang kompleks, yakni melalui karya foto yang komersial seperti foto iklan, brosur, model atau fashion dan lain-lain, guna menggugah, membuka bahkan meyakinkan orang pada saat melihatnya.
Peminatan yang disediakan oleh program studi ini antara lain:
a. Fotografi komersial/advertising.
b. Fotografi fashion
c. Fotografi arsitektur dan Interior
d. Fotografi Corporate dan industrial
e. Fotografi Jurnalistik
f. Fotografi Alam dan Satwa
g. Fotografi Fine Art
h. Audio Visual dan Multimedia.
Peluang karir: menempati berbagai hiburan, dan indutri informasi, studio foto, jurnalistik dan asisten fotografer.
Rujukan:
Universitas Trisakti Jakarta
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Institut Kesenian Jakarta

Jurusan Animasi
Animasi mempelajari ilmu dan teknologi bidang animasi seperti:
Kajian Animasi: prinsip animasi asi: prinsip animasi, penulisan cerita dan skenario, permodelan 3D , permodelan 3D 2, animasi 2D, animasi 3D 1, animasi 3D 2, animasi 3D untuk game 1, animasi 3D untuk game 2, permodelan 3D untuk game 1, permodelan 3D untuk game 2, proyek terpadu, praktek kerja lapangan dan tugas akhir.
Kajian Seni Perfilman: penyutradaraan dan papan cerita, sinematografi, efek khusus, teknik rekaman dan editing suara dan integrasi.
Kajian Teknologi Komputer: animasi interaktif 1, animasi interaktif 2, game 2D, game 3D, mesin game, desain game, dan kecerdasan buatan untuk game.
Kajian Religi, Sosial dan Budaya: Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, studi dan desain karakter, kecakapan personal dan antar personal, dan etika profesi.


Jurusan Kajian Komunikasi visual
Kajian Visual: proses ide kreatif, menggambar, ilustrasi, komposisi, studi anatomi dan gerak Kajian Sejarah: sejarah seni dan animasi.
Kajian Manajemen: manajemen studio animasi dan kewirausahaan
Peluang Karir: Pengatur/perancang kunci animasi (Animator keyframe), pembuat animasi inbetween (Animator inbetweener), seniman pembuat karakter/model dwimatra(2D artist), seniman pembuat karakter/model trimatra (3D artist), perancang tokoh/karakter (character designer), perancang tekstur animasi (texture artist), seniman animasi game (game animation), perancang game tingkat madya (game designer), pembuat game tingkat madya (game programmer), penulis scenario (script writer), sutradara animasi (animation director), penanggung jawab gerakan animasi 2D (2D animator), penanggung jawab gerakan animasi 3D (3D animator) dan kebutuhan lainnya.
 Rujukan:
Sekolah Tinggi Multi Media MMTC Yogyakarta
Universitas Bina Nusantara Jakarta
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
 Universitas Negeri Malang Diploma

Belum ada Komentar untuk "Jurusan Fakultas Seni dan Prospek Kerjanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel