Jurusan Kuliah Fakultas Kehutanan dan Prospek Kerjanya

ILMU KEHUTANAN


Ilmu Kehutanan: ilmu yang mempelajari cara memahami konsep-konsep pengelolaan sumberdaya hutan berdasarkan prinsip kelestarian hasil yang berwawasan lingkungan.
Ilmu Kehutanan diperlukan terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan hutan agar dapat berjalan secara berkesinambungan. Karena itu Ilmu Kehutanan difokuskan kepada:
a. Penataan hutan atas dasar kemampuan lahan hutan yang dikelola untuk mewujudkan hutan lestari.
b. Perencanaan hutan untuk mewujudkan hutan lestari.
c. Manajemen hutan secara lestari
Produk-produk yang dihasilkan oleh hutan antara lain antara lain, kayu, bambu, rotan, zat warna, getah-getahan, bahan biomedis, tanaman obat tradisional, dan satwa untuk hewan percobaan penelitian biomedis.
Program studi yang berada di bawah payung Fakultas Kehutanan antara lain:
a. Program Studi Manajemen Hutan
b. Program Studi Budidaya Hutan
c. Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata
d. Program Studi Tenologi Hasil Hutan
Beban studi: 144 sks
Kemampuan penunjang: suka biologi, mencintai alam, memiliki kemampuan, bahasa inggris, logika yang baik, fisik yang sehat, dan menyukai pekerjaan lapangan.
Gelar yang diberikan: S.Hut. (Sarjana Kehutanan).

MANAJEMEN HUTAN

Manajemen Hutan: ilmu yang mempelajari cara memahami konsep-konsep pengelolaan sumber daya hutan berdasarkan prinsip kelestarian hasil yang berwawasan lingkungan.
Ruang lingkup dan kajian Manajemen Hutan meliputi:
- Metode dan teknik inventarisasi sumberdaya hutan
- Pengendalian teknologi penginderaan jauh
- Pengembangan dan penerapan ilmu dan teknik spasial
- Konsep dan metode biometrika hutan
- Perencanaan dan pengelolaan sumberdaya hutan
Peluang karir: Departemen Kehutanan, Departemen Pertanian, dan Depdiknas, tenaga profesional sebagai konsultan, analis dan auditor pada lembaga dan industri yang berkaitan dengan pengelolaan dan pendayagunaan hutan, seperti industri kayu, instansi/perusahan baik BUMN atau swasta, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan wirausaha perkayuan, dsb.
Rujukan:
a) Institut Pertanian Bogor
b) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

BUDIDAYA HUTAN


Budidaya Hutan: ilmu yang mempelajari pengelolaan dan cara menerapkan sumberdaya hutan dengan prinsip kelestarian hasil yang berwawasan lingkungan.
Ruang lingkup dan kajian Budidaya Hutan meliputi:
- Metode dan teknik budidaya sumberdaya hutan
- Pengembangan teknologi pemanfaatan sumberdaya hutan yang ramah lingkungan
- Kajian kebijakan ekonomi dan usaha kehutanan
- Penilaian sumberdaya hutan
- Kajian ekonomi dan finansial usaha kehutanan
Peminatan budaya hutan:
a. Silvikultur (SVK) ialah ilmu dan seni membudidayakan hutan tanaman.
b. Manipulasi Lingkungan: mempelajari cara menyelesaikan masalah-masalah perbaikan hutan.
c. Pemuliaan Pohon: mempelajari cara menyelesaikan masalah pelestarian hutan dan perkembangbiakannya.
d. Perlindungan Hutan: mempelajari pengendalian terhadap jenis-jenis dan penyebab kerusakan hutan.
Peluang karir: konsultan dan staf ahli bagi perbankan, asuransi, hak pengelolaan hutan (HPH) /HTI, perkebunan dan pertanian.
Rujukan:
a) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
b) Institut Pertanian Bogor

KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN DAN EKOWISATA

Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata: ilmu yang mempelajari konservasi hutan, ekowisata dan jasa lingkungan yang meliputi perlindungan terhadap proses ekologi dan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis dan genetik, serta pemanfaatan hidupan luar beserta ekosistemnya secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan manusia sekaligus kualitas ekosistem yang menjadi kesatuan lingkungan hidupnya yang tidak dapat terpisahkan.

Peminatan:
a. Pengelolaan Wisata Alam dan Jasa Lingkungan berkonsentrasi pada prinsip manajemen dan entrepreneurship ekowisata dan jasa lingkungan.
b. Manajemen Satwaliar berkonsentrasi pada prinsip manajemen dan entrepreneurship konservasi satwaliar, baik secara in-situ maupun ex-situ.
c. Pemanfaatan Tumbuhan berkonsentrasi pada konservasi dan entrepreneurship sumberdaya hayati, khususnya tumbuhan berkhasiat obat, tumbuhan yang berpotensi tinggi dan bermanfaat bagi pengembangan sistem livelihood masyarakat lokal sekitar hutan.
Peluang karir: Departemen Kehutanan, Departemen Pertanian, Depdiknas, dan Kementrian Lingkungan Hidup, lembaga penelitian, perusahaan multinasional dan nasional, LSM ( WWF Indonesia, Conservation Internasional, Wildlife Conservation Society ).
Rujukan:
a. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
b. Institut Pertanian Bogor

TEKNOLOGI HASIL HUTAN

Teknologi Hasil Hutan: ilmu yang mempelajari dasar-dasar dan aplikasi teknologi hasil hutan, yaitu identifikasi kayu, struktur anatomi kayu dan serat kayu, sifat fisik mekanik dan kimia kayu, dan cara pengolahan hasil hutan.
Bidang ini terdiri dari dua subbidang, yaitu:
a. Pengolahan Hasil Hutan: mempelajari cara pengolahan hasil hutan (kayu dan nonkayu) baik secara mekanis, maupun kimia untuk meningkatkan efesiensi dan nilai tambah, memahami teknologi peningkatan mutu produksi hutan, dan memahami analisis institusi dan kebijakan pemanfaatan sumberdaya hutan.
b. Pemanenan Hasil Hutan:
· Mempelajari cara merencanakan dan melaksanakan pemanenan kayu di hutan alam maupun hutan tanaman;
· Menganilisis biaya/finansial dan ekonomi pemanenan hasil hutan; dan
· Meminimalkan dampak pemanenan hasil hutan terhadap lingkungan fisik hutan.

Peluang karir: konsultan ahli pada pemegang/perusahaan HPH, bank swasta, lembaga-lembaga internasional, wartawan, wiraswasta, dan industri pengolahan kayu seperti: kayu lapor (playwood, industri pulp dan paper, industri papan serat, industri moulding dan bahan bangunan, industri mebel dan furniture, industri wood working, industri pengeringan kayu, industri pengawetan kayu).

Rujukan kampus:
IPB 


REKAYASA KEHUTANAN

Rekayasa Kehutanan (Forestry Engineering) merupakan interdisiplin Ilmu Kehutanan ( Forestry Sciences) dan Teknik (Engineering) yang diaplikasikan dalam perekayasaan berbasis bioproses dan biosistem untu menjaga pelestarian hutan, memanipulasi hutan agar bermanfaat secara ekonomis dan biologi.

Peluang karir: industri kehutanan; pengelolaan hutan pada instansi pemerintah dan swasta; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Nonpemerintah ( Non-Goverment Organization/NGO); Wiraswasta kehutanan dan profesi lain.
Rujukan:
a. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Belum ada Komentar untuk "Jurusan Kuliah Fakultas Kehutanan dan Prospek Kerjanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel