Jurusan Kuliah Fakultas Teknik dan Prospek Kerjanya

1. TEKNIK KIMIA



Teknik Kimia: ilmu yang mempelajari cara mengubah bahan mentah dari sumber daya alam pertambangan (seperti: minyak bumi, gas alam, bijih logam, dan non logam) atau budi daya (seperti: pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan) menjadi produk melalui proses kimia dan atau peristiwa fisik yang mempertimbangkan aspek-aspek teknis, ekonomi dan relevansinya dengan lingkungan.

Peminatan pada jurusan Teknik Kimia pada umumnya disediakan Bidang-bidang keahlian seperti:
a. Perancang Alat, memberikan kemampuan untuk menyelsaikan masalah dasar perancangan perpipaan dan detail peralatan industri kimia agar dapat merancang dan mengevaluasi sistem perpipaan dan peralatan industri kimia.
b. Proses kimia, memberikan kemampuan untuk menganalisis dan melakukan peracangan terhadap proses kimia
c. Sistem dan Pengendalian Proses, memberikan kemampuan untuk memahami dan menganalisis Desain sistem pengendalian modern untuk proses kimia
d. Proses Bioteknologi, memberikan kemampuan untuk menganalisi teknik biokimia dan menguasai teknik bioreaktor agar dapat menyelsaikan permasalahan dan melakukan perancangan yang berkaitan dengan bioteknologi.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: suka Matematika, Fisika, Kimia, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, dan kemampuan berkomunikasi dan berorganisasi.

Peluang karir:
  • Industri, bidang yang paling banyak diminati oleh lulusan Teknik Kimia, Industri ini meliputi industri sumber daya energi, pupuk, petro kimia, semen, bahan makanan, kosmetika, farmasi, tekstil, dan polimer dll.
  • Konsultan, alumni Teknik Kimia yang bertugas untuk memberikan masukan kepada pabrik tentang kelayakan suatu pabrik, kelayakan perbaikan proses di pabrik.
  • Wiraswasta, dengan menderikan industri kecil.
  • Akademisi, sebagai dosen dan peneliti
Rujukan Kampus:
  • Institut Teknologi Sepuluh November
  • Universitas Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Surabaya
  • UNDIP
  • UGM
  • Universitas Sebelas Maret
  • UPN Yogyakarta
  • Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Universitas Katoltik Parahyangan 

2. TEKNIK MESIN 


Teknik Mesin: ilmu yang mempelajari energi dan sumber energinya, cara penggunaan efisiensi pemakian alat-alat seperti turbin uap, motor bahan bakar, mesin-mesin perkakas, pompa, kompresor, pendingin, pemanas. Dan cara mendesain secara efisien dan ekonomis, serta mempelajari sifat fisis dan fenomena yang terjadi pada suatu bahan, seperti tarikan, sifat tekanan, sifat puntiran dari suatu bahan.

Beban studi: 144 sks

Peminatan yang disediakan oleh jurusan ini pada umumnya antarai lain:
a. Bidang Studi Konversi Energi, yang mempelajari cara mengkonversi energi dari sumbernya menjadi energi yang berguna.
b. Bidang Studi Desain, mempelajri cara memproduksi benda ataupun bagian-bagian mesin ditinjau dari segi teknik, proses maupun manajemennya.

Kemampuan penunjang: Matematika, Fisika, dan Kimia, mampu berbahasa Inggris dengan baik, kemampuan berlogika dan berpikir sistematis dan analitis, ketekunan dan ketelitian dalam bekerja.

Gelar yang diberikan: S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir: lulusan prodi Teknik Mesin mempunyai peluang kerja dibidang rekayasa manufaktur maupun proses produksi, jasa konsultasi dan kontraktor baik milik pemerintah maupun swasta.

Rujukan kampus:
  • Universitas Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Kristen Petra 
  • Untar
  • Universtias Trisakti
  • Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta
  • UNDIP
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Udayana Bali
  • Universitas Negeri Jember
  • Universitas Sebelas Maret
  • UPN Jakarta
  • UKI Jakarta 

 3. ARSITEKTUR


Arsitektur merupakan perpaduan antara ilmu teknik, seni dan sosial yang mempelajari tentang seluk beluk "fasilitas" yang didasari oleh pengetahuan teknik bangunan dan sosial masyarakat. Arsitektur tidak hanya terbatas pada bangunan saja namun meluputi interior, landscape, kawasan, dan lebih luas lagi akan mempelajari perencaan kota.

Prodi Teknik Arsitektur
Teknik Arsitektur: adalah ilmu rancang bangunan yang berhubungan dengan seni, keindahan, konstruksi mulai dari ide sampai membuat bangunannya. Ilmu bangunan ini meliputi perancangan, perecanaan dari konstruksi sampai pada penyelsaian dekoratif bangunan yang menggunakan konsep, prinsip sosial, budaya dan teknologi


Beban studi: 144 - 160 sks

Fokus pembelajaran: perancangan arsitektur meliputi rancangan-rancangan bangunan utilitas termasuk rumah tinggal, pabrik, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, bangunan monumental termasuk masjid, menara, landmark, monumen, bangunan dan lingkungan bersejarah: sejarah dan teori kritik arsitektur; teknologi bangunan, pekotaan dan perumahan.

Kemampuan penunjang: suka menggambar, Matematika, kreatif, peduli terhadap lingkungan, memiliki ketelitian dan kecermatan, dan memiliki kemampuan berkomunikasi untuk menjelaskan rancangan/ide.

Gelar yang diberikan: S.Ars (Sarjana Arsitektur)

Peluang karir:
  • Konsultan Perencanaan dan Perancangan, yang mempunyai tugas membuat gambar detail, untuk menjelaskan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan memenuhi persyaratan pembangunan sampai kepada pelelangan bangunan. 
  • Konsultan Pengawasa, yang memiliki tugas untuk mengawasi pembangunan sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai dengan persyaratan yang telah dibuat dan disetujui oleh perencana dan perancang.
  • Konsultan Manajemen Konstruksi, yang berugas menyusun organisasi yang akan melaksanakan pembangunan dan melibatkan pemberi tugas (pemilik), perencana(desainer) dan pelaksana (kontraktor).
  • dan bidang lain: aristektur, perancang interior, developer, dosen, dsb.
Rujukan:
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Katolik Parahyangan
  • Univeristas Tarumanegara
  • Universitas Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas PETRA Surabaya
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Sebelas Maret 
  • UNDIP
  • Universitas Katolik Atmajaya Yogyakarta
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Persada YAI Jakarta
  • UKI Jakarta
  • UPH Jakarta    

Prodi Arsitektur Lanskap
Ilmu yang mempelajari seni dalam bidang perencanaan (planning), perancangan (desain), pelaksanaan dan pengelolaan lanskap, serta pembibitan tanaman lanskap (pertamanan) sehingga tercipta lanskap yang lestari, berdaya guna dan menampilkan nilai estetika yang tinggi.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: suka seni, bekerja di lapangan, suka memelihata tanaman hias, kreatif, peduli dengan lingkungan.

Gelar yang diberikan S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir: konsultan perencana, perancang lanskap, kontraktor pembautan lanskap, wirausaha dalam bidang penyediaan bahan tanaman atau bahan bangunan untuk pembuatan lanskap

Rujukan Kampus;
  • Institut Pertanian Bogor

4. TEKNIK KELAUTAN



Teknik Kelautan mempelajari pengetahuan dan teknologi dari bangunan laut, antara lain bangunan pancang (fixed structure), seperti: offshare jacket structure, subsea pipeline, compliant structure, atau bangunan apung (floating structure) seperti tongkang penyimpangan minyak (storage barge), kapal pengebor minyak, self elevating unit (jack-up rig) semi submersible, buoy, dll.

Bidang keahlian:
a. Struktur Bangunan Laut
Mempelajari analisis dan perencanaan kekuatan struktur bangunan laut, analisis kekuatan material, analisis keandalan dan reksiko.
b. Hidrodinamika Bangunan Lepas Pantai
Mempelajari perilaku aliran fluida, analisis respons dinamis bangunan luat terhadap eksitasi gaya gelombang & analisis gelombang lautan acak.
c. Perancang dan Produksi Bangunan Laut
Mempelajari perancangan terpadu sistem anjungan minyak lepas pantai dan bangunan laut lain, analisis tekno-ekonomis bangunan laut, teknologi dan manajemen produksi bangunan laut, dan perancangan & sistem fasilitas bawah laut.
d. Lingkungan dan Energi Laut
Mempelajari kondisi lingkungan laut ditinjau dari segi oseanografi dan geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasut sebagai sumber energi alternatif, konversi energi panas lautan, dan pemecahan masalah pencemaran lingkungan laut.
e. Rekayasa Tepi Pantai
Mempelajari perancangan fasilitas dan struktur pantai, identifikasi perilaku kondisi tanah dasar laut, analisis pondasi bangunan laut, dan perancangan anjungan dengan struktur beton.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: suka Matematika (Kalkulus), suka Fisika, khususnya mengenai Mekanika dan Mekanika Fluida, mampu bekerja sama dengan orang lain, senang bekerja di lapangan, kreatif dan mampu berbahasa Inggris.

Gelar yang diberikan: S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir: Dapat bekerja pada instansi pemerintah yang tersebar pada beberapa departem teknis, serta perusahaan swasta terutama yang bergerak pada bidang jasa kontraktor dan konsultan lingkungan. Sebagai konsultan lingkungan dari pabrik atau industri.

Rujukan Kampus:
  • Institut Teknologi Sepuluh November
  • Institut Teknologi Bandung

5. TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Teknik Lingkungan  adalah ilmu yang mempelajari aspek-aspek lingkungan dengan memanfaatkan prinsip-prinsip serta praktek-praktek rekayasa dan manajemen untuk memelihara dan melindungi kesehatan, keselamatan manusia dan lingkungannya.

Sasaran Pembelajaran meliputi:
  • Konservasi Sumberdaya Air, yakni penyediaan air yang baik dan layak aktivitas manusia ditinjau dari kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Kontrol terhadap kemungkinan penyebaran penyakit dan pengelolaan kesehatan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Pengendalian pencemaran (baik limbah cair, gas dan padat serta Bahan Beracun Berbahaya (B3) - hasil limbah industri), sebagai akibat dari aktivitas manusia.
Peminatan yang ditawarkan oleh jurusan ini antara lain, Pengelolaan Kualitas Lingkungan, Rekayasa Air Minum, Rekayasa Air Buangan, Pengelolaan Buangan Padat dan Bahan Beracun Berbahaya (B3), serta Kesehatan Lingkungan.

Kemampuan penunjang: Biologi, Kimia, menghafal dan membaca, memiliki kepedulian akan kesehatan lingkungan, memiliki kepeduliaan yang tinggi terhadap sesama manusia, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.

Gelar yang diberikan : S.T (Sarjana Teknik)

Peluang Karir: Dapat bekerja pada instansi pemerintah yang tersebar pada beberapa departemen teknis, serta perusahaan swasta terutama yang bergerak pada bidang jasa kontraktor dan konsultan lingkungan. Sebagai konsultan lingkungan dari pabrik atau industri.

Rujukan Kampus:
  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh November
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Indonesia
  • UNDIP 
  • Universitas Airlangga Surabaya 

6. TEKNOLOGI PENGAIRAN 

Teknik Pengairan adalah ilmu yang mempelajari perencanaan, perancangan, pelaksanaan, pengoperasian dan pemeliharan dari:
a. Prasarana dan Sarana Sumberdaya Air, seperi perencanaan pembangkit tenanga listrik, perencanaan sistem jaringan dan bangunan irigasi-drainase lahan pertanian sawah, lahan kering dan persawahan pasang surut(rawa); perencanaan waduk guna keperluan pembangkit tenaga listrik, pengembaangan irigasi, penyediaaan air dan pengendalian banjir; perecanaan sistem jaringan dan bangunan drainase untuk kawasan perkotaan, lapangan terbang dan lapangan golf.
b. Pengembangan dan Pengelolaan Sumberdaya Air, seperti penatagunaan sumber daya air wilayah sungai dalam rangka memanfaatkan daya guna air (pembangkit listrik, air bersih, irigasi dan pertanian, serta perikanan) dan pengendalian daya rusak air (banjir, drainase perkotaan, erosi lahan, aliran debris, kualitas air dan pengendalian kawaasan pantai); pengendalian dampak lingkungan dan konservasi lahan suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam kesatuan Wilayah Sungai (WS); penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendukung evaluasi dan monitoring pengelolaan sumber daya air melalui (Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometereologi dan Hidrogeologi). 

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: Matematika, Fisika, Kemampuan berpikir logis dan analitis, suka bekerja di lapangan, kreatif, dan mampu bekerjasama dengan orang lain.

Gelar yang diberikan: S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir: 
  • Instansi Pemerintah sebagai: Staf ahli Departemen Pekerjaan Umum, Anggota Bappenas, Departemen Perhubungan, Perindustiran, Pariwisata, Transmigrasi, Kelautan.
  • Perbankan Nasional/Umum/Internasional  sebagai analisis Kelayakan Proyek.
  • Swasta: staf ahli dalam konsultan dan Pelaksana Proyek Bangunan Air
  • Bekerja di bdiang pendidikan (dosen) dan penelitian
Rujukan Kampus:
  • Universitas Brawijaya Malang 

7. TEKNIK SIPIL 

Teknik Sipil: adalah ilmu bangunan yang berhubungan dengan pembuatan, perbaikan, perawatan bangunan dan fasilitas umum, seperti jalan raya, jalan kereta api, bendungan, pertokoan dll. yang digunakan untuk kebutuhan hidup masyarakat secara umum.

Teknik Sipil berhubungan dengan pembuatan dan perancangan bangunan, maka Teknik Sipil mempelajari bahan bangunan, konstruksi bangunan, menggambar teknik bangunan, persyaratan bangunan yang berkaitan dengan kekuatan/ciri spesifik bahan bangunan secara fungsi bangunan itu sendiri, pengaruh lingkungan/cuaca/kondisi alam terhadap bangunan, dan ekonomi.

Teknik Sipil berhubungan dengan rumus-rumus untuk menyelsaikan persoalan dalam perancangan dan perencanaan konstruksi, karena itu kemampuan Matematika (Kalkulus) dan Fisika sangat diperlukan.

Peminatan: Jurusan Teknik Sipil menyediakan peminatan:
  • Rekayasa Struktur yang mengarah ke kelompok Bidang keahlian Struktur
  • Rekaya Sumberdaya Air yang mengarah ke kelompok Bidang Keahlian Teknik Sumberdaya Air
  • Rekayasa Transportasi yang mengarah ke Kelompok Keahlian Transportasi
  • Manajmen dan Rekayasa Konstruksi yang mengarah ke kelompok Keahlian Bidang Manajemen dan Rekaya Konstruksi
  • Rekayasa Geoteknik mengarah ke kelompok Keahlian Bidang Geoteknik.
Kemampuan penujang: suka matematika, khususnya mengenai kalkulus, Fisika, khususnya mengenai Mekanika dan Mekanika Fluida, mampu bekerja sama dengan orang lain, senang bekerja di lapangan, kreatif dan mampu berbahasa Inggris dengan baik.

Beban studi: 144 sks

Peluang karir: 
Kontraktor merupakan pelaksanaan suatu proyek pembangunan. Jadi bertugas untuk mewujudkan suatu rancangan bangunan dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku dengan batas waktu yang telah ditentutakan menjadi suatu karya nyata yang berguna bagi manusia dan masyarakat.
Konsultan Perencanaan Teknik, yang bertugas membuat perhitungan konstruksi, menggambar detail, serta membaut RAB yang memenuhi persyaratan pembangunan dan ekonomi sampai pada pelelangan. 
Bidang lainnya, antara lain Manajemen Pekerjaan Konstruksi, Manajmen Bangunan Pasca Konstruksi, Value Engineering dsb.

Rujukan Kampus:
  • UI
  • ITB
  • ITS
  • Universitas Katolik Parahyangan
  • Untar
  • Universitas Kristen Petra
  • UNDIP
  • UGM
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Katolik Atmajaya
  • Universitas Katolik Soegijopranata
  • Universitas Kristen Maranatha
  • Universitas Pelita Harapan
  • Unbraw
  • Universitas Udayana
  • Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta
  • Binus
  • Unsoed 

8. TEKNIK FISIKA

Teknik Fisika: ilmu yang mempelajari cara membuat aplikasi-aplikasi hukum-hukum fisika sehingga menghasilkan pemikiran yang baru dan inovatif untuk dapat diterapkan guna menyelsaikan masalah dengan tujuan memudahkan pekerjaan manusia.

Beban studi: 144 sks

Peminatan dari jurusan ini menyediakan:
a. Bidang Studi Rekayasa Instrumentasi, mempelajari teknologi instrumentasi, rekayasa dan manajemen energi yang berhubungan dengan perancangan, manufacturing, dan pendayagunaan instrumen fisik atau sistem instrumentasi bagi kegiatan deteksi, observasi, pengukuran, kontrol otomatik, komputasi dan simulasi, komunikasi atau sistem akuisisi data pada eksperimen dan pengujian serta pengendalian pada proses industri.
b. Bidang Studi Rekayasa Akustik dan Fisika Bangunan, mempelajari konsep dan karakteristik dari getaran, akuitisi, pencahayaan, serta dikembangkan dalam aplikasinya untuk mendapatkan kondisi yang nyaman dengan memenuhi persyaratan teknis di dalam maupun di luar ruangan.
c. Bidang Studi Rekayasa Bahan, mempelajari rancang-bangun bahan, analisis, kinerja bahan, serta perekayasaan semikonduktor, superkonduktor, fotonik, sel surya, bahan keramik Transducer, bahan komposit ringan dan tahan panas, dan teknik pelapisan bahan.
d.  Bidang Studi Rekayasa Optika dan Laser, mempelajari tentang hakekat, fungsi dan peranan optika dalam perkembangan ilmu dan teknologi, pengembangan teknologi laser baik pada aspek rancang bangun, karakterisasi, dan penerapannya.

Kemampuan penunjang: Matematika, Fisika, Komputer, dan Bahasa Inggris

Gelar yang diberikan S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir:
Konsultan Ahli dibidang industri, antara lain pada industri makanan, industri logam, pabrik plastik, pembibitan, batubara, perbankan.
Peniti dan Dosen

Rujukan Kampus:
  • ITB
  • UGM
  • ITS 

9. TEKNIK NUKLIR

Teknik Nuklir mempelajari penerapan praktis bidang ilmu inti atom yang disarikan dari prinsip-prinsip fisika nuklir, yakni interaksi antara radiasi dan material. Bidang keteknikan ini mencakup perancangan, pengembangan, percobaan, operasi dan perawatan sistem dan komponen fisi nuklir, khususnya reaktor nuklir. Bidang ini juga mencakup studi tentang fisi nuklir, aplikasi radiasi pada kedokteran nuklir, keselamatan nuklir, perpindahan panas, teknologi pengelolaan bahan bakar nuklir, proliferasi nuklir, dan efek limbang radioaktif atau radioaktivitas lingkungan.

Peminatan:
  •  Teknofisika Nuklir adalah bidang ilmu yang secara umum mengamati fenomena fisis alam, mempelajari hubungan sebab-akibat, menurunkan formula matematik, mengimplementasikannnya dalam bentuk alat (tool), alat ukur (instrument), process (reactor), perkakas (equipment), bahkan sebuah sistem lengkap atau plant. Teknofisikan Nuklir lebih mengkhusukan pada pengamatan proses yang berkaitan dengan reaksi nuklir dan radiasinya, serta pengukuran besaran-besaran fisisnya dalam rangka monitoring dan pengendalian proses sehingga pemanfaatana proses dan energi nuklir berlangsung secara terukur, terkendali serta aman terhadap pekerja, fasilitas dan lingkungan.
  • Teknokimia Nuklir mempelajari penelitian proses, pengembangan proses, rekayasa proses dan analisis ekonomi, proyek keteknikan, teknik konstruksi, teknik operasi dan teknik pemasaran hasil.
Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris.

Gelar yang diberikan S.T.(Sarjana Teknik)

Peluang karir: peneliti di BATAN, BPPT, LIPI, pertamina, dosen, dll.

Rujukan Kampus:
  • Universitas Gadjah Mada 
  • Sekolah Tinggi Tekonologi Nuklir Yogyakarta  

10. TEKNIK ELEKTRO

Teknik Elektro: ilmu teknik yang mempelajari perancangan elektronika dan aplikasinya pada berbagai bidang kehidupan.

Peminatan yang disediakan jurusan ini antara lain:
a. Bidang Studi Teknik Sistem Tenaga, yang mempelajari teknik-teknik konversi energi, teknik transmisi dan distribusi tenanga listrik, sistem interkoneksi, teknik pengaturan dan pengamanan, penggunaan komputer dan perhitungan perencanaan. Bidang keahlian yang disediakan meliputi:
1)Sistem Tenaga Listrik
2)Tenaga Konversi Energi
3)Teknik Tegangan Tinggi
b. Bidang Studi Telekomunikasi Multimedia, yang mempelajari sistem-sistem komunkasi, teknik pengiriman dan penerimaan sinyal informasi, transmisi dan progasi gelombang elektromagnetik, perencanaan sistem pemancar dan penerima, penggunaan mikro prosessor, pengolah sinyal informasi serta sistem komunikasi lainnya. Bidang keahlian yang disediakan meliputi:
1)Teknik Pengelolaan Sinyal Informasi,
2) Teknik Transmisi Progasi
3) Teknik Komunikasi Terapan
c. Bidang Studi Teknik Sistem Pengaturan, yang mempelajari model-model Matemtika, dinamika sistem, komponen-komponen dan peralatan pengatur, pengaturan dengan komputer, perencanaan dan analisis, model sistem, teknik pengaturan optimal, teknik pengaturan digital dan teknik pengaturan optimal, teknik pengaturan digital dan teknik robot. bidang keahlian yang disediakan meliputi:
1) Teknik Pengaturan
3) Teknik Sistem

Kemampuan penunjang: Suka Matemaika, Fisika, Komputer, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, kemampuan berlogika, suka bereksplorasi, ketekunan dan ketelitian dalam bekerja serta mengikuti perkembangan teknologi.

Gelar yang dberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir:
  • Jurusan Teknik Elektro, berpeluang kerja di industri pemerintah dan swasta dalam bidang penyediaan pengaturan konstruksi, pendidikan, perdagangan, kontraktor rekayasa, elektronic data processing.
  • Sebagai konsultan yang bertugas memberikan masukan-masukan terhadap pemasangan suatu jaringan listrik, termasuk di dalamnya perancangan, pengaturan, dan pengawasan penggunaan tenaga listrik, sehingga listrik yang ada dapat disalurkan sebagaimana seharusnya. 
Rujukan Kampus:
  • UI
  • ITB
  • ITS
  • TRISAKTI
  • UGM
  • UNDIP
  • UPH Jakarta
  • UNTAR
  • UNEJ
  • Universitas Udayana Bali
  • UKI Jakarta
  •  UB 
  • dsb 

11. TEKNIK INDUSTRI

Teknik Industri: ilmu yang mempelajari cara meningkatkan efektivitas dan efisiensi suatu sistem produksi di industri dengan memanfaatkan, mengaplikasikan ilmu-ilmu sosial, khususnya ilmu ekonomi dan ilmu-ilmu keteknikan lainnya secara bersama-sama guna menganalisis, memperkirakan serta mengevaluasi hasil yang dicapai oleh sistem produksi tersebut secara optimal.

Teknik Industri memiliki dua jenis konsentrasi, yaitu:
a) Industri manufactur yang menghasilkan barang, dan
b) industri jasa yang menghasilkan bantuan bagi orang lain.
Pada umumnya Teknik Industri mempelajari 3 bidang yaitu, Bidang Manufaktur, Ergonomi, dan Manajemen.

Bidang Manufactur, mencakup bidang yang lebih tekonsentrasi pada:
a. Teknik Perencanaan Produksi, mempelajari cara membuat rencana produksi di suatu pabrik yang baik agar hasilnya sesuai dengan tanggal (waktu) yang ditetapkan.
b. Perancangan Proses, mempelajari cara membuat sesuatu barang dengan sumber daya (mesin dan manusia) yang lebih hemat.
c. Teknik Kontrol, mempelajari tentang aspek perhitungan agar produksi suatu barang bisa sesuai dengan apa yang diharapkan.

Bidang Ergonomi, adalah bidang yang mengkaji cara menjadikan peran manusia di dalam industri menjadi lebih baik dan menghasilkan produksi yang optimum, karena itu diperlukan rancangan sistem produksi yang akan memberikan kenyamanan manusia bekerja sehingga meningkatkan produktivitasnya dalam suatu industri.

Bidang Manajemen, dalam teknik Industri adalah mempelajari cara untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, dengan menggunakan sumber daya yang ada (baik manusia maupun barang) dalam proses produksi yang optimal.

Beban studi: 144 - 160 sks

Kemampuan penunjang: logika, yang mendukung daya analisis dalam menyelsaikan masalah-masalah yang dihadapi di dalam industri. Imajinasi, memampukan untuk merancang sesuatu yang baru sehingga menghasilkan produk yang selalu lebih baik dan baru. Senang dengan perbaikan, yang didukung oleh kreativitas dan semangat untuk memperbaiki, mengoptimalkan dan meningkatkan produtivitas kerja.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir: berpeluang kerja di bidang perindustrian baik industri jasa maupun industri barang atau sebagai konsultan/pendidik/peneliti pada pendidikan tinggi, antara lain sebagai:
a. Facilities Designer, yang bertugas untuk merancang atau membuat tata letak segala sesuatu yang ada di pabrik, sehingga pabrik dapat bekerja dengan lancar dan menghasilkan produktivitas yang maksimum.
b. Organization and Job Design, yang bertugas untuk merancang atau membuat organisas yang baik, sehingga kemampuan pekerja dapat di aktualisasikan dengan optimal.
c. Performance Measurement dan Control of Operation, yang bertugas untuk mengontrol (mengecek dan mengevaluasi) hasil kerja di pabrik.

Rujukan:
  • ITB
  • Trisakti
  • ITS
  • UI
  • UNS
  • UGM
  • UNDIP
  • UPH Jakarta
  • UB
  • BINUS
  • UNTAR
  • dsb 

 12. MANAJEMEN REKAYASA INDUSTRI

Manajemen Rekayasa Industri (Manajemen Bisnis) adalah sub-keilmuan yang mengkombinasikan ilmu rekayasa (engineering) dengan keahlian manajemen untuk memimpin suatu tim yang berisi para tenaga ahli dalam mengerjakan persoalan-persoalan pembaharian sistem-sistem dalam suatu sistem organisasi. Maka dibutuhkan kecakapan ilmu multidimensi di bidang engineering, finance, public policy research, managment, dll. yang mumpuni dan terintegrasi.

Manajemen Rekayasa Industri mempelajari ilmu dan pengetahuan tentanca cara merancang, mengelola, mengoperasikan serta memperbaiki sistem manajemen pada suatu sistem integral baik sebagai suat identntias bisnis maupun kelompok bisnis sehingga menghasilkan suatu kinerja baik berupa produk maupun jasa dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien dan efektif.

Beberapa mata kuliah pendukung:
  • Market Research
  • Technology Updates & Enviromental Scanning
  • Planning & Adjustring Busines Strategies
  • Developing Products, Services, & Process,
  • Engineering Operations & Change,
  • Financial Resorces & Procurement, Marketing & Sales,
  • Leading Individuals & Engineering Project Teams
 Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang Karir: perusahaan, industri, perbankan, peneliti, dosen, dsb.  

Rujukan Kampus:
  • ITB
  • ITS 

 13. TEKNIK PERKAPALAN




Teknik Perkapalan: adalah ilmu yang mempelajari prinsip-prinsip perancangan kapal yang berkaitan dengan masalah struktur, dinamika, hidrodinamika, teknik produksi dan teknik komputasi serta menyiapkan serta menyiapkan lulusan agar dapat berkembang lebih lanjur sesuai dengan kemajuan teknologi.

Bidang keahlian
  • Perencanaan dan Transportasi laut mencakup perencanaan berbagai jenis kapal dan optimasi pemakaiannya.
  • Hidrodinamika mencakup analisa bentuk badan kapal dan baling-baling yang efisien dari segi hidrodinamka.
  • Konstruksi dan kekuatan mencakup perencanaan dan analisa konstruksi, kekuatan dan getaran badan kapal.
  • Teknik Produksi Kapal mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan pembangunan, reparasi badan kapal, dan perencanaan galangan kapal.
Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: Matematika (kalkulus), Fisika khususnya mengenai mekanika dan mekanika fluida, mampu bekerja sama dengan orang lain, senang bekerja di lapangan, kreatif, dan mampu berbahasa Inggris.

Peluang karir: 
  • Instansi pemerintah atau swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, industri galangan perkapalan, dok galangan kapal, pelabuhan, perusahaan-perusahaan angkutan laut, Direktorat Jendral Perhubungan Laut, Angkatan Laut, lembaga-lembaga penelitian kelautan, konsultan perkapalan, surveyor, perusahaan kapal, industri pemasok kebutuhan kapal dsb.
  • Tenaga ahli perancang kapal, permesinan kapal, manajemen perkapalan, sarana transportasi laut, manajemen pelayaran, manajemen pemeliharaan kapal, dsb;
  • Peneliti dan staf pengajar
Rujukan Kampus:
  • ITS
  • UNDIP
  • UI
  • Universitas Darma Persada Jakarta
  • UPNV Jakarta
  • ITNM
  • Poltek Negeri Surabaya 

   14. TEKNIK GEOFISIKA

Teknik Geofisika adalah ilmu yang mempelajari cara merekayasa fisik bumi di bagian dalam dengan menggunakan metode dan teknik fisika seperti gelombang gempa, magent bumi, gravitasi, struktur lapisan kulit bumi, dan sebagainya. Dari penelitian tersebut akan dihasilkan suatu penafsiran mengenai sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horizontal.

Secara keseluruhan bidang kajian ilmu Teknik Geofisika meliputi meteorologi, geofisika bumi padat (seismologi yang mempelajari gempa bumi, ilmu tentang gunung api atau vulcanology, geodinamika yang mempelajari dinamika pergerakan lempeng-lempeng di bumi, dan eksplorasi seismik yang digunakan dalam pencarian hidrokarbon), dan oseanografi.

Beban studi: 144 sks

Kempuan penunjang: Fisika, Matematika, mencintai alam, senang bekerja di lapangan.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir: sebagai peneliti, pemerintah dan perusahaan swasta yang bekerja pada bidang eksplorasi sumber daya akam dan lingkungan seperti pertambangan dan perminyakan.

Rujukan kampus:
  • ITB
  • UGM
  • ITS
  • UPNV Yogyakarta
  • UNPAD 

15. TEKNIK METALURGI

Teknik Metalurgi adalah bidang ilmu yang menggunakan prinsip-prinsip keilmuan fisika, matematika, dan kimia serta proses engineering untuk menjelaskan secara terperinci dan mendalam fenomena-fenomena proses pengelolahan minar (termasuk pengelolahan batubara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, fenomena-fenomena proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam.

Ketiga ilmu dasar sains digunakan dalam mengembangkan tiga sektor dasar dalam Body Knowledge Metalurgi yang meliputi Metalurgi Kimia, Metalurgi Fisika dan Engineering Proses.

Lingkup bidang metalurgi sedemikian luas, dimulai dari pengelolahan bahan galian, esktraksi logam dan pemurniaannya, pembentukan dan perlakuan panas logam, teknologi perancangan dan pengoperasian sistem-sistem metalurgi hingga fenomena kegagalan struktur logam akibat beban mekanik dan degradasi logam akibat berinteraksi dengan lingkungannya termasuk pengendaliannya, serta teknologi daur ulang.

Beban Studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: Matematika, Fisika, Kimia, dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir:
  • Industri pertambangan yang memiliki fasilitas pengolahan bijih, pencucian batubara dan pengolahan bahan galian industri, seperti misalnya di PT Freeport, PT Aneka Tambang, PT Timah dsb.
  • Industri ekstraksi dan peleburan logam seperti PT. INCO, PT. Aneka Tambang, PT. Smelting dsb.
  • Industri baja, seperti PT. Krakatau Steel dan industri baja lainnya.
  • Industri manufaktur, seperti industri pipa baja PT. KHI, PT. Bakrie Pipe Industry, industri pengecoran logam, industri otomotif, industri penerbangan, kereta api, perkapalan, industri pembuatan mesin dan komponen.
  • Industri perminyakan dan gas (Migas) sebagai corrosion engineers, pipeline risk & assesment, dan metallurgical failure analyst.
  • Perdagangan dan pemasaran bahan logam dan paduan logam (engineering alloys).
  • Tenaga peneliti, dosen perguruan tinggi, tenaga konsultan dan birokrat pemerintah.
Rujukan Kampuas:
  • UI
  • ITS
  • ITB
  • UNTIRTA  

16. TEKNIK PERMINYAKAN



Teknik Perminyakan: ilmu yang mempelajari cara mengeksploitasi atau memanfaatkan fluida bumi, (seperti: minyak, gas, panas bumi) dengan menentukan besarnya cadangan, pengambilan dan memproses secara awal fluida bumi sehingga siap untuk diproses lebih lanjut menjadi bahan bakar, bahan baku industri dan tenaga listrik.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: suka kimia dan matematika, logika berpikir yang baik, aplikasi komputer, daya tahan fisik yang kuat, dan suka bekerja di lapangan.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir:
  • Industri perminyakan, yang bergerak dalam bidang penambangan minyak, gas, dan panas bumi. Baik perusahaan swasta maupun BUMN. 
  • Drilling Engineer, bekerja di pengeboran minyak dengan mengawasi pengoboran tersebut, dan meinyelsaikan masalah-masalah yang timbul dalam proses pengeoboran.
  • Production Engineer, yaitu ahli produksi yang bertugas menyelsaikan masalah transportasi, pemisahan dan permasalahan-permasalahan emulsi minyak.
  • Konsultan, memiliki tugas memberikan masukan dan membuat program-program untuk suatu perusahaan migas dan untuk mengetahui seluk beluk industri yang dihadapi migas, seperti masalah pengeboran, produksi dan pemasaran minyak. 
Rujukan Kampus:
  • ITB
  • Trisakti
  • UPNV Yogyakarta

 17. TEKNIK PERTAMBANGAN



Teknik Pertambangan: ilmu yang mempelajari cara mengeksplorasi bahan-bahan tambang yang terwujud padat sehingga menjadi barang-barang yang bernilaii ekonomis. Hasil pertambangan itu antara lain, emas, bijih logam, batubara, mineral bukan logam seperti garam, aspal, pasir, marmer, batu kapur, belerang, intan, kuarsa dsb.

Beban studi: 144sks

Peminatan yang disediakan oleh jurusan ini antara lain,
a. Opsi Tambang Eksplorasi diarahkan kepada kemampuan profesional dalam kerekayasaan dan geologi, khususnya rekayasa dalam pencarian endapan bahan galian yang diperlukan industri pertambangan dan evaluasi nilai ekonomisnya. Serta pencaharian dan eksplorasi sumber air.
b. Opsi Tambang Umum diarahkan pada perencanaan, pembukaan, pelaksanaan dan pengembangan terbuka, penambangan berbagai bahan galian, baik dengan cara penambangan terbuka, penambangan bawah tanah, penambangan bawah air dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.
c. Opsi Tambang Metalurgi diarahkan untuk menangani pekerjaan dan permasalahan di bidang penegolahn galian yang berkenan dengan pemisahan mineral berharga dari mineral pengotornya. Bidang ekstraksi logam yang berkenaan dengan produksi logam dari bijih/konsentrat maupun bahan dasar lainnya. Dan merancang proses-proses untuk mengubah logam mentahnya menjadi produk akhir yang berguna.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik).

Peluang karir:
Konsultan Pertambangan memiliki kemampuan untuk menganalisis dampak lingkungan, perizinan dan penambangan
Praktisi memiliki kemampuan untuk merancang mulai dari prospeksi (teknik-teknik pencarian), eksplorasi (penyelidikan) sampai dengan eksploitasi (pengambilan) di berbagai perusahaan swasta, pemerintah, seperti Pertamina, PT Aneka Tambang, Freeport, Caltex Pacific Indonesia, Exxon Mobil, Total Final Elf dan perusahaan tambang swasta lainnya baik asing maupun domestik.

Rujukan kampus:
  • ITB
  • UPNV Yogyakarta
  • Trisakti
  • ITNM
 18. TEKNIK GEOLOGI
 
Teknik Geologi: ilmu yang mempelajari bumi, jenis batuan, sifat-sifat fisika dan kimia, bentuk batuan dan hubungannya satu dengan yang lain serta proses pembentukannya, di dalam ruang dan waktu serta cara mengkaji dan memanfaatkan Sumber Daya Alam - Mineral, dan Air, serta penerapan ke rekayasaan, Lingkungan Hidup, dan Mitigasi Bencana Alam.

Beban studi: 144 sks

Peminatan:
a.  Bidang Studi Geologi Tata Lingkungan, mengkaji cara menerapkan ilmu geologi terhadap pengelolaan lingkungan, seperti reklamasi lingkungan, konservasi lahan, reklamasi daerah lawan longsor.
b. Bidang Studi Sumberdaya Mineral, mempelajari cara mendeteksi, menemukan dan mengeksplooitasi berbagai macam bahan tambang atau mengeksplorasi bahan tambang.
c. Bidang Studi Sumberdaya Energi, yaitu mengkaji bahan mineral yang digunakan sebagai sumber bahan energi, mencari serta menemukan sumber daya energi.
d. Bidang Studi Geologi Dinamik, mempelajari proses-proses yang terjadi dibalik penemuan alam.

Kemampuan penunjang: suka matematika, Fisika dan Kimia, logika dan suka bekerja di lapangan.

Gelar yang diberikan: .S.T.(Sarjana Teknik)

Peluang karir: Konsultan, industri pertambangan, industri perminyakan, perbankan, perpajakan, asuransi, lembaga dan pusat-pusat penelitian, dan dosen atau atau peneliti.

Rujukan Kampus:
  • ITB
  • UGM
  • UI
  • Trisakti
  • UPN Jogja
  • UNDIP
  • UNPAD 

19. TEKNIK OSEANOGRAFI

Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari proses-proses fisis dan dinamis air laut mulai yang bersifat teoritik sampai dengan terapannya seperti studi dinamika pasang surut, arus laut, gelombang laut, interaksi laut-atmosfer, tsunami, dinamika ekosistem laut, prediksi daerah upwelling untuk fishing ground, penggerusan dan pengendapan sedimen pantai hingga penyebaran tumpahan minyak dan polutan lainnya di laut.

Pemanfaatan dan aplikasi oseanografi sangat luas seperti:
1)manajemen lingkungan laut untuk pola sirkulasi air laut, pasang surut dan transport laut, penambangan pasir laut, dan penyebaran limbah panas di sekitar PLTU;
2) rekayasa kelautan seperti reklamasi pantai, perubahan garis pantai, medan gelombang di sekitar bangunan pantai, serta refraksi dan difraksi gelombang;
3) bencana alam seperti sistem peringatan dini dan pemodealn tsunami;
4) ekologi dan lingkungan seperti distribusi nitrogen dan dinamika ekosistem laut;
5) perikanan: prediksi daerah upwelling;
6) pertahanan laut: internal wave dan penjalaran gelombang akustik;
7) interaksi laut atmosfer seperti wave climate; El-Nino dan La Nina, dsb.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: Matematika, Fisika, IPA, logika yang baik, dan suka bekerja di lapangan.

Gelar yang diberikan: S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir:
1)Pendidik baik di perguruan tinggi negeri atau swasta
2)Peneliti seperti di Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) Depertemen Kelautan dan Perikanan (DKP), BPPT, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Puslit Air(Depertemen PU), Pusat Penelitian Pengembangan Geologi Kelautan (PPGL), BATAN.
3)Eksplorasi perminyakan lepas pantai, misalnya di Pertamina dan Schlumberger.

Rujukan kampus:
  • ITB
  • UNDIP 

20. TEKNIK METEOROLOGI

Meteorologi (Geofisika dan Meteorologi) mempelajari sistem cuaca dan iklim bumi yang mulai dari atmosfer di atas permukaan bumi dan laut hingga lapisan atmosfer atas; konsepsi cuaca dan iklim secara lengkap serta dampak-dampak perubahan iklim; dan mengakomodasikan dasar-dasar mengenai dinamika cuaca dan iklim di daerah tropis.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: suka Matematika, Fisika dan Kimia, Logika dan suka bekerja di lapangan.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir: Beerja di berbagai instansi/institusi pemerintah dan swasta baik dari dalam negeri maupun luar negeri, seperti LAPAN, BMKG, Tohoku University, Universitas Tokyo, PT. Rekayasa Industri, BPPT, Departemen Kelautan dan Perikanan, Kementrian Lingkungan Hidup, Departemen Pertanian, BAPPENAS, LIPI, Lembaga Swadaya Masyarakat seperti WALHI, WWF, Greenpeace, dan Pelangi.

Rujukan:
  • IPB
  • ITB 

21. TEKNIK GEOMATIKA


Teknik Geomatika mempelajari kajian keilmuan dan rekayasa yang mengacu kepada pendekatan terpadau dari kegiatan mengukur, menganalisis, mengelola, menyimpan dan menyajikan deskripsi dan lokasi dari data berbasis muka bumi (georeferenced) atau yang sering disebut sebagai data spasial.

Beban studi: 144 sks

Kemampuan penunjang: suka matematika, Fisika, IPA, logika, dan suka bekerja di lapangan.

Gelar yang diberikan: S.T (Sarjana Teknik)

Peluang karir:
Institusi Negeri:
  • Badn Pertanahan Nasional
  • Departemen Pertambangan
  • Bappeda
  • Lapan
Institusi Swasta:
  • Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan (PT. Timah, PT. Krakatau Steel, Thiess, Adaro)
  • Perkebunan Kelapa Sawit
  • Perusahaan yang bergerak di bidang survei dan pemetaan
  • Perusahaan minyak dan gas
  • Perusahaan pemotretan udara dan lidar
  • Perusahaan yang bergerak di bidang penginderaan jauh dan sistem informasi geografik(SIG)
Rujukan:
  • ITB
  • ITS 

22. TEKNIK GEODESI 


Teknik Geodesi adalah ilmu yang mempelajari penentuan bentuk fisik bumi, dan gerakannya serta pengaruhnya terhadap satelit yang mengorbit. Dan yang pada akhirnya mampu memberikan gambaran yang jelas dan akurat mengenai batas-batas wilayah suatu negara, atau mampu memberikan informasi spasial (data yang berhubungan dengan pengukuran dan pemetaan digital) mengenai masalah-masalah kebumian dan kelautan.

Beban studi: 144 sks

Peminatan yang disediakan oleh jurusan ini meliputi:
a. Bidang keahlian Survei dan Pemetaan yang akan mendalami pemetaan secara teoritis atau pemetaan secara langsung. Hal ini berkaitan dengan pemetaan atau suvei tambang, rute untuk jalan raya, rute untuk jalan kereta, rute jalan air, rute jalan udara dsb.
b. Bidang Keahlian Geodesi: Bidang ini sangat berkaitan dengan analisis hasil-hasil pengukuran dan pemetaan yang telah dilakukan. Misalnya analisis hasil survei deformasi yang mempelajari perhitungan dari pergeseran suatu bangunan sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan untuk mengatasi kerusakan bangunan.
c. Bidang Keahlian Pertanahan: Menganalisis potensi fisik tanah (seperti data tanah, data pemetaan fisik tanah, data pemetaan zooning penggunaan tanah dan data potensi tata guna tanah) untuk dibuat konsep rencana penggunaan tanah dan rencana pembangunan suatu wilayah

Kemampuan penunjang: menyukai perhitungan dan analisis, menyenangi komputer, suka pekerjaan lapangan, suka bahasa inggris, suka matematika khususnya bidang analisis dan trigonomentri.

Gelar yang diberikan: S.T. (Sarjana Teknik)

Peluang karir: dapat bekerja di berbagai sektor Instansi Pemerintah antara lain Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), LIPI, BPPT, Lembagai Oceanografi Nasional, Direktorat Pajak Bumi Bangunan, Depertemen Pekerjaan Umum, Depertemen ESDM, dsb. Sedangkan di sektor swasta antara lain kontraktor, konsultan perencana, perusahaan minyak dan gas bumi (nasional dan asing), perusahaan pertambangan, perusahaan properti dan lain-lain.

Rujukan kampus:
  • UGM
  • ITB
  • ITNM
  • ITS 

 23. TEKNIK PENERBANGAN




Aeronotika dan Astronotika (Teknik Penerbangan) mempelajari bidang kedirgantaraan seperti perancangan, pembuatan, dan pengoperasian pesawat terbang serta wahana antariksa lainnya.Tentang Aeronotika dan Astronotika antara lain:
  • Lingkungan fisik penerbangan yang sangat banyak jenis dan variasinya seperti mencakup udara dan angkasa luar
  • Persyaratan fisik rancang bangun pesawat terbang yang saling kontradiktif antara satu dengan lainnya, misalnya struktur harus ringan tapi kuat sehingga memerlukan kompromi optimasi yang ketat.
Melalui kedua alasan di atas ilmu  Aeronotika dan Astronotika berkembang menjadi suatu disiplin terpadu yang berkembang dari disiplin-disiplin teknik fisika, mesin, material, kimia, elektro, informatika dan sebagainya.

Beban studi: 144 sks

Gelar yang diberikan: S.T.(Sarjana Teknik)

Peluang karir:
a. Sektor industri kedirgantaraan meliputi:
  • Industri manufaktur: industri komponen kedirgantaraan, baik komponen-komponen avionika/optronika (LEN, PT. INTI), hidrolika/landing-gear, maupun komponen standar; industri manufaktur pesawat dunia, seperti Embraer-Brasil; Boeing - Amerika Serikat; de Havilland - Canada; Airbus - Eropa (Prancis, Jerman, dan Inggris).
  • Industri jasa: jasa perawatan (ACS-PT.DI, GMF-AeroAsia, INDO-PELITA, MMF, Kohormat-AU). Jasa angkutan udara (airlines, air charter, seperto PT. GIA, PT. MNA, dll), maupun jasa telekomunikasi satelit (Satelindo, PSN, Telkom, Koanudnas. Dan terakhir jasa penerbangan internasional seperti Cathay Pacifis dan Air Asia.
b. Sektor lembaga penerbangan: lembaga penelitian (Puspiptek/BPPT, Dislitbang AU, LAPAN), lembaga pendidikan (ITB, AAU, Sekbang-AU, dll.), dan lembaga pemerintah (Depertemen Perhubungan).
c. Bidang-bidang engineering lainnya seperti industri otomotif, industri kontruksi umum, oil company, teknologi informasi, konsultan teknik dll.

Rujukan kampus:
  • ITB
  • Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta
  • Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug

Belum ada Komentar untuk "Jurusan Kuliah Fakultas Teknik dan Prospek Kerjanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel